Disinyalir Banyak Memuat Konten Teror, Pemerintah Blokir Telegram

Posted by

Pemerintah Blokir Telegram
Pemblokiran telegram diambil pemerintah demi kepentingan masyarakat Indonesia, Hal ini lantaran konten telegram banyak mengandung unsur-unsur terorisme serta pornografi Presiden Joko Widodo memberikan tanggapannya terkait pemblokiran aplikasi pesan singkat telegram presiden mengakui langkah pemerintah menutup aplikasi telegram untuk mengawasi paham dan aksi radikalisme sementara Kapolri Jenderal polisi Tito karnavian mengakui jika pemblokiran domain website telegram merupakan anjuran dari pihaknya

"Keamanan negara keamanan masyarakat sebab itu keputusan itu disayang lakukan, sekarang memang setidaknya ribuan yang ada di situ yang di kategorikan akan mengganggu keamanan negara ini " Ujar Presiden RI Joko Susilo

"Karena hasil analisis intelijen kita yang cukup lama, jadi sekarang ini terjadi perubahan kita sudah berkali menyampaikan terorisme pada saat dua macam satu yang terstruktur yang kedua yang tidak tersusun kalau terstruktur maka kita kekuatan intelijen adalah kekuatan kita yaitu untuk meletakkan struktur mereka sampai sedetail-detailnya memonitor dan melakukan tindakan untuk mencegah atau kalau sudah terjadi cepat diungkap ini selama ini Bom Bali dan lain-lain yang kedua adalah nonstruktur yang disebut dengan tadi saya sampaikan leaderless jihad atau jihad pemimpin yang disebut dengan setiap radikalisasi atau disebut dengan lone wolf serigala sendiri " Ungkap Tito Karnavian

Pemerintah Indonesia secara resmi telah memblokir layanan percakapan instan telegram alasannya telegram dapat membahayakan keamanan negara karena tidak menyediakan SOP dalam penanganan kasus terorisme rupanya langkah pemerintah ini diprotes pengguna internet termasuk tahun dari Pendiri telegram pavel Durov dalam pernyataannya mengaku sangat kecewa dengan pemblokiran tersebut terjadi kesalahpahaman dengan kemkominfo dan memberikan 3 langkah untuk menyelesaikan persoalan itu

  • Pertama telegram telah memblokir semua saluran yang terkait dengan teroris marahan kemkominfo
  • kedua telegram siap bekerjasama dengan pemerintah Indonesia untuk mencegah aksi terorisme di masa datang juga
  • ketiga telegram telah membentuk tim khusus Dengan pemahaman yang baik laut Indonesia dan merespon laporan terkait konten berbau terorisme
Ahli telematika dan sosial media nukman luthfie mendukung langkah pemerintah memblokir aplikasi pesan telegram menurut Nu'man selama ini pihak telegram tidak menanggapi permintaan pemerintah Indonesia untuk memblokir kanal serta konten yang mengandung terror, nukman yang mengakui di dalam aplikasi telegram memang banyak konten dan kanal orang Indonesia jauh teror dan membahayakan bagi negara

"Kalau tidak terlepas dari kominfo itu mengatakan bahwa telegram itu parsial karena mereka tidak bisa memberikan s o p yang diminta pemerintah sop itu apa itu menangani konten teror ternyata itu dipenuhi sekarang yakin mungkin dalam beberapa hari kedepan telegram akan dibuka lagi oleh pemuda Indonesia " Ujar Ahli telematika dan sosial media nukman luthfie

Secara resmi memblokir layanan chatting di indonesia karena adanya konten bermuatan radikalisme dan terorisme sejauh ini baru web telegram yang diblokir sementara aplikasi di telepon seluler masih dapat digunakan namun tidak tertutup kemungkinan seluruh platform telegram akan diblokir jika dianggap masih melakukan pelanggaran

Mentri komunikasi dan informatika mengungkapkan telegram diblokir karena banyaknya konten dan terorisme pada platform tersebut konten tersebut bermuatan propaganda radikalisme paham kebencian atau ajakan dan cara merakit bom yang bertentangan dengan peraturan perundang-undangan di Indonesia



Berita Terbaru Updated at: 09.36.00

0 comments:

Posting Komentar