Bupati Banyuasin Yan Anton Ferdian resmi Berstatus tersangka dalam kasus suap proyek Ijon

Posted by

Bupati Banyuasin Yan Anton Ferdian terjerat kasus suap
Bupati Banyuasin Yan Anton Ferdian
Bupati Banyuasin Yan Anton Ferdian dan 5 orang lainnya resmi di tetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke limanya di duga terlibat dalam kasus suap proyek Ijon di Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan selain Bupati 5 tersangka lainnya yaitu Kirman selaku pengepul atau makelar proyek, Zulfikar Muharram seorang pengusaha, Umar Usman Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuasin, Rustami yang merupakan Kepala Bagian Rumah Tangga Kabupaten Banyuasin kemudian Sutaryo Kepala Seksi Pembangunan Peningkatan Mutu Pendidikan dan Tenaga Pendidikan Dasar Kabupaten Banyuasi.

"Dari tangan Bupati Yan Anton Ferdian, tim mengamankan uang dalam pecahan rupiah sebesar 299.800.000 dan juga dolar 11.200 setara dengan 150 juta".

Menurut KPK Bupati Yan Anton Ferdian di duga meminta sejumlah uang kepada Zulfikar terkait proyek Izon di Dinas Pendidikan modusnya ia mengetahui bahwa akan ada sejumlah proyek di Dinas Pendidikan sehingga di manfaatkan untuk mendapatkan dana dari proyek-proyek tersebut.

Sekitar pukul 21.30 WIB Bupati Banyuasin Yan Anton Ferdian keluar dari gedung KPK dengan sudah menggunakan baju tahanan KPK meski dicecar aneka pertanyaan oleh wartawan Yan Anton tampaknya bungkam dan menaiki mobil tahanan, Bupati Banyuasin Yan Anton Ferdian ditahan di rutan Guntur milik Pomdam Jaya Jakarta untuk 20 hari ke depan sementara tersangka Zulfikar Muharam Direktur CV Putra Pratama bersama Kirman perantara suap akan ditahan di rutan Salemba Jakarta Pusat 3 tersangka lainnya juga keluar tanpa sedikitpun berkomentar Rustami akan dititipkan di Rutan Polres Jakarta Timur sementara Sutaryo ditahan di Cipinang untuk Umar Usman di tahan di rutan Polres Jakarta Pusat.


Berita Terbaru Updated at: 15.17.00

0 comments:

Poskan Komentar