Seorang Pria lakukan Percobaan Bom Bunuh Diri Di Gereja Santo Yosef Medan

Posted by

Bom Bunuh Diri Di Gereja Santo Yosef Medan
Insiden penyerangan gereja santo Yosef di kota medan terjadi sekitar pukul 08.50 pagi tadi dari keterangan sejumlah saksi mata di lokasi kejadian pelaku penyerangan merupakan seorang pria yang masuk ke dalam gereja dengan membawa ransel pelaku selanjutnya lari ke arah altar mendekati ke arah pastor namun sebelum sampai di altar keluar ledakan kecil dan percikan api dari ransel yang dengan cepat mulai membakar tubuh pelaku.

Melihat gelagat tidak baik pastor berlari menghindari dari kejaran pria pembawa ransel upaya pengejaran pastor akhirnya berhasil di gagalkan puluhan umat yang tengah mengikuti misa dalam insiden ini pastor dan seluruh umat yang tengah beribadah selamat sementara pelaku bom bunuh diri terluka parah dan kini tengah di interogasi oleh polisi.

Dalam pemeriksaan polisi di ketahui pria pembawa bom bernama Ivan Armadi Hasugian dari dalam tas pelaku di temukan benda di duga bom rakitan yang belum meledak, pisau, kampak dan sejumlah benda tajam lainnya.

"bapak pastor lagi membacakan Injil mau berkhotbah tau-tau tiba-tiba ada letusan ada seseorang dengan api berkobar di punggungnya lari ke depan mau menyerang pastor nah baru kami amankan apinya berasal dari ransel dan kita pada sedang ibadah saya tidak kenal bukan dari tempat sini" ujar Bonar Ginting Pengurus gereja.

Sebuah ledakan terjadi di Gereja katolik Santo yosep Medan Sumatera Utara saat Misa tengah berlangsung pagi tadi ledakan berasal dari bom bunuh diri yang dilakukan oleh seorang pria tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Menurut saksi mata peristiwa ledakan di Gereja Katolik Santo Yosep terjadi saat-saat sorakan berkhotbah seorang pria membawa ransel dan senjata tajam berlari mendekati pastor yang berada didekat altar namun belum sampai ke altar keluar percikan api dari tas ransel tersebut menyadari gelagat niat buruk dari pelaku Pastor refleks berlari menghindar sementara sebagian umat yang berada di dalam gereja berupaya mengejar pelaku dan mengambil ransel yang sudah terbakar. Di dalam tas ransel pelaku Polisi menemukan bom rakitan yang belum meledak dan sejumlah senjata tajam sementara pelaku berhasil di tangkap oleh umat dan diserahkan kepada Polisi, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini namun pastor yang menjadi target serangan terluka dan hingga kini Tim Gegana masih melakukan sterilisasi di lingkungan Gereja.


Berita Terbaru Updated at: 12.13.00

0 comments:

Poskan Komentar