Lahan Rusak Akibat Pesawat Mendarat Darurat, Pemilik Lahan Tuntut Ganti Rugi

Posted by

Lahan Rusak Akibat Pesawat Mendarat Darurat
Lahan sawah seluas 280 meter/segi milik Dadang Suherman di Tasikmalaya rusak berat dan terancam gagal panen Kamis lalu pesawat latih jenis spyder warriors 172 cessna jatuh tepat di atas lahan pesawahan miliknya Dadang pun meminta ganti rugi.

"ya saya pingin di ganti rugi karena Lahan Saya cukup rusak akibat kejadian pesawat mendarat darurat kemarin" ujar Dadang Suherman Pemilik Lahan Sawah

PT. perkasa flight school selaku pemilik pesawat yang jatuh berjanji akan memberikan ganti rugi.

"semua apapun kami akan bertanggung jawab dan tidak mungkin ia sudah berkoordinasi tapi dengan catatan kami kan koordinasi lagi ke AMI dan pasti nanti biar pak direktur operasi nanti yang jelaskan lagi silahkan ke beliau yang jelas kami selalu koperatif kepada siapapun" ujar Nelson Kepala Pilot instruktur.

Ganti rugi lahan sawah yang rusak akan di bayarkan setelah proses evakuasi selesai warga yang lahan atau tamannya rusak juga di himbau segera membuat catatan kerugian dan melaporkan ke ketua RT setempat.

Hingga saat ini aparat Kepolisian dan TNI AU masih menjaga ketat lokasi jatuhnya pesawat latih di Kampung Pongpok Lalay Desa Kujang Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat, kondisi dan posisi pesawat latih yang jatuh di antara area persawahan dan perbukitan masih berubah dan dalam posisi semula, Komite Nasional Keselamatan Transportasi dan pihak terkait sudah berada di lokasi untuk melihat langsung dan memulai penyelidikan, diberitakan sebelumnya 3 orang mengalami luka-luka setelah pesawat latih milik PT Perkasa yang terbang dari pelabuhan Nusawiru Pangandaran mendarat darurat di area persawahan desa Kujang Tasikmalaya.

Pesawat latih ini jatuh di area persawahan di kampung Pongpok Lalay Desa Kujang Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat belum diketahui pasti penyebab mendarat daruratnya pesawat ini dugaan sementara terjadi masalah dari bagian mesin, peristiwa yang terjadi pada Kamis sore ini sempat membuat panik warga sekitar sementara 3 orang penumpang yakni pilot Yosafat Nitibaskara dan M Arif Rafi dan serta M Fadli Rafi dan merupakan penumpang asal Tangerang Banten, Ketiganya mengalami luka-luka kini masih menjalani perawatan di puskesmas Ranca Maya Karang Nunggal.



Berita Terbaru Updated at: 17.32.00

0 comments:

Posting Komentar