Kabut Asap Riau Mulai Ganggu Jarak Pandang Penerbangan

Posted by

Indeks pencemaran udara di Pekanbaru Riau
Papan Indeks Kualitas Udara
Indeks pencemaran udara di Pekanbaru Riau masih di level baik meski demikian kabut asap pekat cenderung terjadi pada pagi dan malam hari.

"Pada hari ini kita nampaknya agak tebal karena masyarakat banyak lagi yang membakar lahan, lahan ini yang kita perlu jagakan jangan sampai orang membakar lagi karena hari ini cukup tajam ini kabutnya" ujar Saharudin Warga Pekanbaru.

Hingga Minggu siang kondisi penerbangan di bandara sultan Syarif Kasim dua pekan baru masih normal namun jarak pandang di bawah 2.000 meter.

"Penerbangan yang berangkat dan datang masih belum terganggu memang saat ini kita sudah sangat mengkhawatirkan juga dengan kondisi asap yang sudah makin tebal mudah-mudahan ke depannya sudah bisa di antisipasi oleh satgas" ujar Bambang OIC bandara Sultan Syar.

Sejumlah penerbangan di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru Riau terganggu akibat kabut asap jarak pandang di sejumlah kawasan di Riau semakin menipis akibat pembakaran lahan di Riau dan Kabut asap kiriman dari Sumatera Selatan. Suasana Kota Pekanbaru diselimuti kabut asap dari pembakaran lahan dan hutan di Riau dari Pantauan Satelit Terra Aqua ditemukan 3 titi api di wilayah Riau, titik api di wilayah Sumatera terpantau sebanyak 153 dan yang terbanyak berada di Sumatera Selatan yakni sebanyak 114 titik api. Sejumlah penerbangan di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru terpaksa di tunda dan dialihkan akibat terbatasnya jarak pandang bahkan pesawat yang mengangkut Kepulangan Jemaah Haji Riau dari Embarkasi Batam juga mengalami penundaan.

"sekitar 400 hingga 500 jadi belum berubah sampai jam 10.00 ini dan beberapa penerbangan yang menuju Pekanbaru mengalami keterlambatan artinya sampai jam 10 mungkin sekitar ada sekitar 8 penerbangan berbagai jurusan dan praktis yang berangkat terlambat juga" ujar Baiquni Air Duiti Manajer

Satelit BMKG memantau 4 titik panas di wilayah Riau 3 titik panas di kabupaten Rokan hilir dan satu lagi di kabupaten siah kondisi ini bisa berubah sewaktu-waktu saat angin kencang api di lahan gambut bisa kembali menyala untuk itu tim satgas terus upayakan pemadaman baik via darat maupun udara.



Berita Terbaru Updated at: 16.39.00

0 comments:

Poskan Komentar