Batas Pemberian Uang Tebusan Habis, Kodam VI/Mulawarman masih Tunggu Perintah Dari Pusat

Posted by

Kelompok Abu Sayyaf culik 11 WNA
Hingga kini belum diketahui lagi nasib 11 orang ABK yang disandera oleh kelompok islam garis keras Abu Sayyaf di Filipina padahal tanggal 15 Agustus merupakan batas akhir permintaan uang tebusan oleh pihak Abu Sayyaf

Menanggapi Perihal Uang Tebusan 11 Orang ABK, Kodam VI/Mulawarman masih menunggu perintah pusat untuk membantu pembebasan para sandera

"Kami hanya bisa memberikan saran kepada pihak keluarga ABK, Perbanyak berdoa sedangkan untuk melakukan tindakan langsung kami tidak bisa dikarenakan kejadian ini menyangkut beberapa negara. Jadi sampai saat ini pemerintah pusat pun sudah melakukan berbagai macam cara seperti negosiasi,Pembicaraan antar menteri luar negeri " Ungkap Pangdam VI Mulawarman Mayjen Johny Tobing

Upaya pembebasan para ABK oleh pemerintah Indonesia diserahkan kepada pemerintah Filipina. Pemerintah Indonesia telah belajar dari tindakan Pembebasan sandera WNI yang terjadi sebelumnya

Kapal Tunda Charles dan 7 orang ABK nya di culik dan disandera oleh pihak Abu Sayyaf saat tengah berlayar di perairan Filipina pada pertengahan Juni 2016, Pihak Abu Sayyaf meminta sejumlah uang tebusan sebesar 150 Juta Peso atau sekitar 10 Miliar Rupiah dengan tenggat waktu yaitu pada tanggal 15 Agustus 2016

Selain 7 ABK yang di sandera Abu Sayyaf, 3 WNI Anak Buah Kapal Malaysia Chiathong li Yang diculik dan disandera oleh pihak Abu sayyaf sejak tanggal 9 Juli 2016 Juga belum dibebaskan oleh Pihak Abu sayyaf



Berita Terbaru Updated at: 19.31.00

0 comments:

Poskan Komentar