Aparat kepolisian Ringkus Pelajar SMK Yang Terlibat Dalam Sindikat Pembuat Uang Palsu

Posted by

Sindikat Pembuat Uang Palsu
Aparat kepolisian Dari Polsek Depok sleman Yogyakarta mengamankan 3 orang tersangka pembuat uang palsu berikut dengan barang bukti uang palsu yang berhasil di sita polisi dari tangan DA, AR dan IA total ada 93 juta rupiah yang di amankan petugas dari polsek Depok timur Sleman jogjakarta kasus ini terbongkar saat DA dan AR hendak membeli barang di sebuah toko dengan menggunakan uang palsu dan pada saat saat di cek uang yang di gunakan ternyata palsu ketika di konfirmasi oleh pemilik toko keduanya melarikan diri keduanya berhasil di amankan warga dan diserahkan ke polisi dari penyelidikan terhadap merekalah di dapat informasi uang palsu itu di peroleh dari IA, IA di amankan di rumahnya di Semarang Jawa tengah barang bukti berupa uang palsu pecahan 100 ribu rupiah, 50 ribu 20 ribu dan 10 ribu lengkap dengan printer sebagai pencetak uang serta peralatan lainnya untuk membuat uang palsu juga di sita.

"nah untuk penjualan itu 1 banding 3 untuk pembeli itu membayarkan 1 juta dan si pelaku itu memberikan senilai 3 juta berupa uang yang 100 ribu rupiah" ujar Iptu Alvani Ramadhan Kanit Reskrim Polsek Depok Timur.

IA belajar membuat uang palsu dari internet berawal dari iseng kemudian mencoba untuk mencetak dan menjualnya melalui media sosial.

"yang pertama dulu itu pakai kertas ya sekarang sudah pakai kertas roti atau kertas nominal yang di buat adalah 100 ribu, 50 ribu, 20 ribu dan 10 ribu" ujar I-A Pembuatan Uang palsu.

Kedua pelaku yakni DA dan AR di ancam dengan pasal 244 pasal 26 ayat 1 dan pasal 36 ayat 1 undang-undang tentang mata uang dengan hukuman penjara sementara IA di titipkan dan di bina di dinas sosial karena masih di bawah umur.

Sedangkan di Kabupaten Merangin Jambi sejumlah pelajar terpaksa berurusan dengan pihak Polres Merangin sebelumnya sejumlah pelajar tersebut kedapatan mengedarkan uang palsu. Di hadapan Polisi kedua pelajar SMK ini sudah mengaku menjalankan aksinya selama 2 bulan para pelaku mengaku membuat dan mencetak uang palsu tersebut dengan modal kertas HVS, mesin cetak atau Printer dan perangkat komputer. Penangkapan keduanya bermula setelah Polisi mendapat laporan warga yang menyebutkan keduanya kerap menggunakan uang palsu saat membeli sejumlah barang dari warung namun satu pelaku lainnya yang juga masih pelajar berhasil melarikan diri.

"ini kita menangkap 2 orang PSK terkait dengan informasi dari masyarakat jadi tersangka ini mengedarkan uang palsu membelanjakan di warung kemudian menukarkan dengan uang asli untuk kembaliannya dan ini memang dari keterangan saksi-saksi bahwa ini sudah dilaksanakan 2 bulan kurang lebih dan yang tercetak kurang lebih 8 juta dan ini memang usia masih di bawah umur" ujar AKBP Munggaran Kapolres Merangin.



Berita Terbaru Updated at: 14.29.00

0 comments:

Posting Komentar