Ramadhan Pohan Terjerat kasus Penipuan & Penggelapan Uang

Posted by

Ramadhan Pohan diperiksa oleh penyidik kepolisian
Rabu pagi wakil sekretaris jenderal partai demokrat Ramadhan Pohan diperiksa oleh penyidik kepolisian daerah Sumatera utara sebagai tersangka kasus penipuan atau penggelapan Ramadhan Pohan disangka menipu Laurent Hendri Sianipar dan menggelapkan uangnya yang dipinjamkan lauren Sianipar senilai 4,5 miliar rupiah menurut polisi uang tersebut diserahkan kepada Ramadhan Pohan pada Desember 2015 di posko pemenangan Ramadhan Pohan yang saat itu mencalonkan diri sebagai wali kota medan.

"Kemarin yang bersangkutan itu dijemput ke Jakarta dengan surat perintah membawa kenapa dengan surat perintah membawa karena penyidik ini sudah mengirimkan surat panggilan sebagai tersangka sebanyak 2kali tetapi yang bersangkutan itu tidak pernah menghadiri atau memenuhi panggilan penyidik dengan alasan sakit" ujar Kombes Pol Rina Sari Ginting kabid Humas Polda Sumatera Utara.

Pengacara Ramadhan Pohan membantah kliennya menipu dan menggelapkan uang menurutnya tersangka justru merupakan korban dari LP perantara yang mempertemukan Ramadhan Pohan dengan Laurent Hendri Sianipar LP merupakan relawan tim permenangan Ramadhan Pohan saat menjadi calon wali kota medan tahun 2015 lalu.

Selain menyidik kasus penipuan atau penggelapan atas laporan Laurent Hendri Sianipar saat ini kepolisian daerah Sumatera utara juga sedang menyelidiki laporan RH Simanjuntak atas penipuan atau penggelapan uang oleh Ramadhan Pohan senilai 10,8 miliar rupiah.

Ramadan Pohan ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan penipuan sebesar 4,5 miliar rupiah dari pelapornya LHH Sianipar Selasa lalu Polda Sumatera Utara kembali akan memeriksa Ramadan Pohan terhadap laporan yang berbeda RH Simanjuntak melaporkan Pohan atas dugaan penipuan dan penggelapan uang sebesar 10,8 miliar rupiah.

"untuk yang LP yang pertama kan sudah proses penyidikan sedangkan LP yang kedua kita masih proses lidik oleh karena itu kita masih tahap pengumpulan bukti-bukti dan pemeriksaan saksi-saksi nanti kalau sudah lengkap baru kita akan melakukan gelar perkara" ujar AKBP Mangatar P. Nainggolan Kasubdit Penmas Polda Sumut

Sebelumnya Ramadan Pohan telah menjalani pemeriksaan dalam dugaan kasus penipuan dan penggelapan uang sebesar 4,5 miliar rupiah politisi Partai Demokrat ini menjalani pemeriksaan selama lebih dari 12 jam di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumatera Utara, ia diperbolehkan pulang pada Rabu malam. Ramadan Pohan dilaporkan ke Polda Sumatera Utara dalam 2 laporan penipuan dan penggelapan uang, total penggelapan dan penipuan yang dituduhkan kepadanya sebesar 15,3 miliar rupiah kasus ini terjadi saat Pohan mencalonkan diri menjadi Wali Kota Medan tahun 2015.



Berita Terbaru Updated at: 11.15.00

0 comments:

Posting Komentar