Pemprov DKI akan Tutup Izin operasi tempat hiburan yang terlibat peredaran narkoba sebanyak dua kali

Posted by

tempat hiburan yang terlibat peredaran narkoba
Pemprov DKI Jakarta membahas tindak lanjut penanganan peredaran narkoba di tempat hiburan malam bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi DKI Jakarta di balai kota DKI Jakarta selasa 26 Juli 2016

Hadir dalam pembahasan tersebut Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dan Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi DKI Jakarta Wahyu Adi, Gubernur DKI Jakarta Ahok mengatakan penanganan Penyalah Gunaan narkoba di lakukan  Bukan Hanya mengawasi Pasokan Nya tapi Juga dengan mengatasi Permintaan narkoba

Jika pelanggan tempat hiburan tertangkap hingga mencapai 2 kali dengan demikian tempat hiburan tersebut akan di tutup dan izin operasional nya akan di cabut, lebih lanjut ahok mengatakan Pemprov DKI tidak akan memberikan izin untuk usaha yang sama bagi Hotel Maupun tempat hiburan yang sebelumnya telah ditutup lantaran terjerat kasus narkoba dengan demikian dengan cara ini pengguna narkoba akan menurun dan pemasok akan hilang

"Saya percaya penanganan narkoba itu dengan cara bukan hanya mengawasi suply nya saja tapi juga mengatasi permintaan atau demand,  nah salah satu cara adalah apabila tempat hiburan seperti diskotik atau hotel mana pun yang tertangkap hingga dua kali maksudnya bukan pihak tempat hiburannya yang menjual ya tapi pengunjung dari tempat hiburan tersebut tertangkap sampai dua kali maka saya akan tutup izin operasional nya dan melakukan blacklist terhadap pemilik dilarang untuk mengajukan izin usaha sejenis, dengan cara itu saya yakin pemasok akan hilang dan otomatis pengguna pun mengurang" Tambah Ahok


Berita Terbaru Updated at: 06.11.00

1 comments:

Poskan Komentar