Pelaku Mutilasi Anggota DPRD Adalah Polisi Berpangkat Brigadir

Posted by

Potongan kaki Anggota DPRD
Polda Lampung berhasil menangkap 2 pelaku pembunuhan di sertai mutilasi anggota DPRD Muhammad Pansor 2 pelaku mutilasi tersebut adalah Medi Andika polisi berpangkat brigadir berdinas di mapolresta bandar Lampung sedangkan pelaku lainnya tarmizi warga asal Aceh yang bekerja di salah satu warung makan kawasan way halim bandar Lampung petugas juga mengamankan barang bukti berupa senjata api, senjata tajam dan baju barang bukti tersebut kini berada di laboratorium forensik polda Sumatera selatan untuk di periksa sementara rumah tersangka medi di perumahan permata biru suka rame bandar Lampung sudah tidak berpenghuni rumah 2 lantai itu juga sudah di pasangi garis polisi sejak Rabu malam para tetangga tidak menyangka medi pelaku mutilasi anggota DPRD karena dalam keseharian ia di kenal sebagai polisi yang baik dan ramah.

"tidak ada sama sekali apa ada masalah apa gini bagaimana kita paling ketemu ngomong-ngomong kamana kerja pa kerja ya saya juga kerja katanya jam 5 berangkat kerja di di sini tinggal  bersama keluarganya 3 beranak istrinya dan anaknya cuma 3 orang anaknya masih kecil 1 tahun" ujar Harto Tetangga Pelaku Medi Andika.

Hingga kini polisi belum memberikan keterangan resmi terkait kasus mutilasi yang melibatkan anggota kepolisian polresta bandar Lampung pihaknya masih memeriksa secara intensif kedua tersangka.

Kasus pembunuhan anggota DPRD Lampung M Pansor masih dalam penyelidikan Polisi motifnya pun masih menjadi misteri keluarga korban telah diperiksa namun tidak satupun informasi berhasil didapat oleh media, keluarga korban bungkam dan berada di dalam pengawalan ketat aparat. Sementara 2 tersangka diketahui sebagai pelaku pembunuhan dan mutilasi salah satunya adalah Brigadir Medi Andika nama yang cukup akrab di telinga kerabat korban karena tersangka diketahui telah lama mengenal korban.

Di tahun 2015 Brigadir Medi Andika menjadi ajudan Kepala Polresta Bandar Lampung selanjutnya ia bertugas di satuan intelijen dan keamanan lalu sebelum ditangkap ia bertugas di provos Polresta Bandar Lampung, tersangka dan korban diduga berhubungan dekat karena keduanya memiliki keluarga di Ogan Komering Ulu selain itu diketahui Brigadir Medi dan M Pansor adalah teman kuliah saat menempuh pendidikan Master. Hingga kini motif pembunuhan masih menjadi misteri karena bungkamnya Brigadir Medi, sebelumnya M Pansor anggota DPRD Lampung dilaporkan hilang pada 15 April dan kemudian diketahui menjadi korban mutilasi. Di butuhkan lebih dari 3 bulan hingga aparat mampu mengungkap pelaku dibalik kasus pembunuhan yang disertai mutilasi ini.



Berita Terbaru Updated at: 19.09.00

0 comments:

Poskan Komentar