Kapolri Tito Karnavian : Kerusuhan Tanjungbalai dipicu oleh kesalahpahaman

Posted by

Kerusuhan Tanjung Balai
Paska kerusuhan yang terjadi di tanjung balai Asahan Sumatera utara, Kapolri Jenderal Tito Karnavian pada Sabtu sore menggelar pertemuan mendadak dengan sejumlah tokoh agama sesumatera utara di Mapolda Sumatera Utara, Kerusuhan di Kota TanjungBalai di picu oleh kesalah pahaman oleh warga yang berlainan agama

Pertemuan mendadak ini dilakukan oleh Kapolri jenderal Tito Karnavian dengan para tokoh agama yang tergabung dalam forum komunikasi antar umat beragama FKUB Sumatera utara dengan tujuan untuk mengantisipasi agar kerusuhan yang terjadi tanjung balai tidak meluas daerah lain

Para tokoh Agama dari Lima Agama ini diminta untuk menenangkan Umat mereka agar tidak ter provokasi atas kerusuhan yang terjadi di Kota tanjungbalai Asahan Sumatera utara pada Sabtu dini hari kemarin

Saat ini kondisi tanjung balai sudah kondusif, masyarakat setempat diminta untuk tetap melakukan aktivitas seperti biasa dan tidak terpengaruh oleh isu sara yang tidak bertanggung jawab di media sosial

"Kami tegaskan situasi tanjung Balai sudah terkendali, Hal ini kami sesalkan karena insiden ini sebetulnya disebabkan hal sepele oleh oknum oknum yang bertetangga yang kemudian meluas hingga terjadinya perusakan" Ungkap kapolri Tito Karnavian

Sebelumnya terjadi kerusuhan yang berujung perusakan rumah ibadah dan kendaraan pribadi yang terparkir di dalamnya,kerusuhan terjadi akibat salah seorang warga keturunan mendatangi masjid setempat dan memaki Imam masjid setelah memprotes suara Adzan dan pengajian di masjid tersebut



Berita Terbaru Updated at: 09.48.00

7 comments:

  1. Balasan
    1. Mungkin Maksud Dari " Salah Paham" pak karnavian lebih ke bahasa politis aja supaya masyarakat tenang

      Hapus
  2. Masa sih turun maki gitu.. coba mana orangnya ? Penasaran saya dengan orang yg berani kayak gitu, Btw ini khan kata semuanya salah paham, jd boleh donk gotong royong dirikan yg telah di rusak :d

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ibu itu memang memaki maki imam masjid dan itu bukan yang pertama kali nya makanya massa rusuh,terima aja dia memang salah...Pemicu utamanya memang ibu itu diterima oleh ormas yang ngatasi bukan dengan kepala dingin bikin suasana tambah parah dan semakin lengkap diprovokasi oknum2 di media media sosial dari kedua belah pihak dimana info2 yang diberitakan oknum2 itu banyak yang ditambah2in ..yang hasilnya masyarakat yang ga tau duduk masalah sesungguhnya kemakan mentah mentah informasi yang ga bertanggung jawab...disini bukan mau bela warga muslim atau minoritas..tapi coba aja pakai lah itu hati nya atau coba logika nya di pake...banyak kejadian2 pembunuhan masal (konflik etnis) yang berawal dari hal kecil semacam gini

      Hapus