Pemangkasan 1 juta PNS menuai beragam Pro dan Kontra

Posted by

Rasionalisasi jumlah pegawai negeri sipil dengan memangkas 1 juta PNS yang di wacanakan kemenpan RB menuai reaksi Pro dan kontra jika kalangan dewan menyuarakan reaksi penolakan suara dukungan justru disampaikan pemerintah provinsi DKI Jakarta

wacana Rasionalisasi jumlah pegawai negeri sipil
PNS Jalan Jalan pada jam kerja

Pemangkasan 1 juta PNS sebagai langkah Rasionalisasi jumlah pegawai negeri sipil yang di wacanakan kementerian pendayagunaan aparatur negara dan reformasi birokrasi menuai beragam, Gubernur DKI Jakarta alias Ahok menyatakan sikap setuju atas wacana yang digulirkan kementerian di bawah pimpinan Yuddy Chrisnandi tersebut Ahok menyebut masih banyak oknum PNS di DKI Jakarta yang tidak disiplin,mangkir dari tanggung jawab dan hanya menjadi beban bagi keuangan negara

"Kita lihat saja banyak sekali PNS yang di unit unit dan UPT kalau kita adakan sidak itu ga masuk lho, absen nya ada tapi orangnya engga ada jadi masih banyak oknum PNS yang seperti itu nah oknum PNS yang seperti itu memang selayaknya diberhentikan karena hanya akan menggerogoti keuangan negara" Ungkap Ahok

Badan kepegawaian DKI Jakarta menyebutkan jumlah PNS di DKI Jakarta saat ini sudah melebihi batas dengan jumlah pegawai mencapai 72 ribu orang

"Di DKI Jakarta sendiri kita mempunyai pegawai sebanyak 72 ribu kita berharap dengan adanya komposisi nanti ada PNS dan P3K  maka tenaga tenaga fungsional lain itu akan kita P3K Kan jadi dikemudian hari kita tidak lagi terbebani dengan  pensiun, dengan begitu jumlah PNS bisa kita kurangi sekitar hampir 30 ribu" Ungkap Kepala BKD DKI Jakarta

Sementara itu suara penolakan tentang wacana rasionalisasi dan pemangkasan hingga 1 juta PNS datang dari kalangan dewan, dengan menyebutkan bahwa langkah ini justru akan menciptakan persoalan baru

Meski telah bergulir dikalanga publik namun pihak istana belum mendapat laporan resmi dari Menpan RB dan belum pernah dibahas dalam rapat rapat kabinet



Berita Terbaru Updated at: 22.19.00

0 comments:

Posting Komentar