penjemputan paksa Oknum jaksa kembali berlangsung ricuh

Posted by

Setelah sebelumnya berpura pura sakit dan menggunakan anggota keluarga untuk menghindari penjemputan paksa oleh petugas kejati,kali ini petugas kejati melakukan penjemputan paksa sang oknum jaksa dalam kasus korupsi untuk kedua kalinya dari rumah sakit angkatan laut Surabaya

Penjemputan paksa tersangka korupsi yang sedang di rawat di paviliun penyakit jantung rumah sakit angkatan laut Surabaya  berlangsung alot, keluarga dan kuasa hukum protes karena ini tidak sesuai dengan perikemanusiaan. sementara petugas kejaksaan tinggi berani mengevakuasi paksa lantaran sudah mendapat rekomendasi dari tim medis

Eksekusi penjemputan paksa Paulus watang tersangka penyalahgunaan barang milik negara senilai 7,9 miliyar rupiah asal nusa tenggara timur berjalan alot, petugas kejaksaan tinggi nusa tenggara timur yang melakukan eksekusi penjemputan di halangi keluarga dan kuasa hukum, keluarga berkeberatan karena watang belum pulih benar dan masih berada di dalam perawatan. setelah menunggu 8 jam tersangka pun bisa di bawa pulang pergi dari rumah sakit. tersangka akhirnya di bawa dengan kereta dorong untuk selanjutnya di terbangkan ke nusa tenggara timur

oknum jaksa Paulus watang


"kalau secara medis dokter menyatakan tersangka bisa di bawa ke Kupang, sehingga kami berani untuk membawa yang bersangkutan pada sore hari ini,tersangka korupsi aset negara sebesar 7,9 miliar. ujar Ridwan ansar jaksa penyidik Kejati ntt gagal menghalangi kuasa hukum tersangka menganggap bahwa tindakan ini sebagai tindakan tidak manusiawi.

Paulus watang di tetapkan sebagai tersangka kasus korupsi aset negara berupa pabrik di Kupang NTT senilai 7,9 milyar rupiah tanpa proses lelang,selain Paulus watang Kejati NTT juga menetapkan seorang jaksa sebagai tersangka.



Berita Terbaru Updated at: 15.32.00

0 comments:

Poskan Komentar