Abu Sayyaf bebaskan 4 sandera WNI

Posted by

Abu Sayyaf
Keluarga ABK yang menjadi korban penyanderaan kelompok Abu Sayyaf bersuka cita pasca pembebasan 4 orang sandera di bebaskan,keluarga dan tetangga berdatangan menggelar acara syukuran. walaupun baru mendengar kabar dari media masa dan belum mendapat informasi resmi dari pemerintah,mereka berharap anggota keluarganya bisa segera hadir di tengah tengah mereka.
keluarga Syamsir tersungkur dalam sujud syukur setelah mendengar presiden Joko Widodo mengumumkan bahwa 4 abk kapal tug boat (kapal pandu) Hendry sudah di bebaskan, rumah mereka di Tarakan Kalimantan utara seketika di padati oleh sanak saudara dan para tetangga yang turut berbahagia mendengar kabar baik ini. penantian panjang mereka akan kepastian nasib anggota keluarganya terjawab sudah,mereka kini berdoa agar Syamsir dapat kembali ke tengah keluarga.
Walau sudah mendapat kabar pembebasan keluarga belum mendapatkan kepastian kapan bisa bertemu dengan Syamsir,keceriaan juga terlihat di rumah Rianto misnan di perumahan narogong indah pengasinan kota Bekasi. keluarga kapten kapal TB Hendry menyambut gembira kabar pembebasan 4 sandera oleh kelompok Abu Sayyaf. keluarga berterima kasih kepada semua pihak termasuk pemerintah Indonesia dan perusahaan yang membantu pembebasan sandera "saya dan keluarga berterima kasih Alhamdulillah kepada bapak presiden sama bu Menlu,bu retno,dan sama pemerintah Indonesia sama panglima angkatan perang juga saya berterima kasih banyak telah menolong anak saya juga kepada pemerintah Filipina saya berterima kasih banyak akhirnya anak saya bebas kembali ke Indonesia" ujar melati Ginting selaku ibunda dari arianto misnan.

Arianto misnan yang menjadi kapten kapal TB Hendry menjadi korban penyanderaan kelompok Abu Sayyaf bersama 3 anak buah kapal sejak tanggal 15 april lalu.
presiden Joko Widodo menyatakan pembebasan 4 sandera WNI di Filipina telah  berhasil di lakukan, namun tidak di jelaskan secara spesifik proses pembebasannya. presiden menjelaskan bahwa proses pembebasan di lakukan melalui kerja sama dengan pemerintah Indonesia dan filipina.termasuk koordinasi yang di lakukan di Yogyakarta beberapa hari lalu.

"akhirnya 4abk WNI yang di sandera oleh kelompok bersenjata,sejak tanggal 15 Maret 2016 yang lalu sudah dapat di bebaskan. ke 4 WNI tersebut dalam keadaan baik dan pembebasan sandera ini berhasil di lakukan melalui kerja sama yang baik antara pemerintah Indonesia dan pemerintah filipina.saat ini ke 4 sandera sudah berada di tangan otoritas Filipina dan akan segera di serah terimakan kepada pemerintah Indonesia"ujar presiden Joko Widodo saat menggelar jumpa pers di istana negara.



Berita Terbaru Updated at: 15.18.00

0 comments:

Posting Komentar