Din minimi bantah tembak 2 anggota TNI

Posted by

din minimi mengaku gerakannya fokus untuk memperjuangkan hak fakir miskin dan mantan-mantan kombatan gerakan aceh merdeka atau gam yang saat ini belum sejahtera
Din minimi membantah telah menembak 2 anggota TNI Kodim 0103 Aceh Utara Beberapa bulan lalu ia menilai aksi berita kriminal itu dilakukan orang yang tidak bertanggung jawab dan mengatas namakan dirinya, selama ini din minimi mengaku gerakannya fokus untuk memperjuangkan hak fakir miskin dan mantan-mantan kombatan gerakan aceh merdeka atau gam yang saat ini belum sejahtera. Sebelumnya Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Sutiyoso mengusulkan pemberian amnesti untuk din minimi dan kelompoknya amnesti ini tengah di pertimbangkan oleh Presiden Joko Widodo.

Pemberian amnesti kepada din minimi di nilai pantas untuk menuntaskan konflik dengan kelompok bersenjata di Aceh namun pemerintah juga harus memastikan adanya pembinaan bagi mereka yang mendapat amnesti, pendekatan amnesti pun bisa di nilai membawa kedamaian di Aceh. Pimpinan kelompok bersenjata alias Nurdin Ismail alias din minimi beserta 120 anggotanya menyerahkan diri senin 28 Desember lalu setelah bernegosiasi dengan Kepala BIN Sutiyoso. Kelompok separatis din minimi bersedia menyerahkan diri dengan mengajukan beberapa syarat salah satunya adalah permintaan amnesti.

Din minimi mengaku tidak pernah melakukan penembakan kepada 2 anggota TNI Kodim 0103 Aceh Utara beberapa bulan yang lalu din minimi menilai itu adalah merupakan ulah orang lain yang tidak bertanggung jawab atas perbuatannya dan mengatasnamakan dirinya ia tidak pernah melakukan tindakan kejahatan dan hanya ingin memperjuangkan hak fakir miskin dan mantan-mantan kombatan gerakan aceh merdeka atau gam yang saat ini belum sejahtera. Salah satu pihak pemerintah dari Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) asal Aceh mengunjungi langsung rumah kediaman din minimi, kebijakan amnesti yang rencana di berikan presiden pun akan di kawal untuk menciptakan suasana yang damai dan kondusif.

Sebelumnya pimpinan kelompok bersenjata Nurdin Ismail alias din minimi beserta puluhan anak buahnya menyerahkan diri senin 28 Desember lalu setelah bernegosiasi dengan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Sutiyoso, kelompok separatis din minimi bersedia menyerahkan diri dengan mengajukan beberapa syarat salah satunya permintaan amnesti kepada presiden Joko Widodo.



Berita Terbaru Updated at: 12.32.00

0 comments:

Poskan Komentar