Kepolisian Menangkap Pasutri Pembuat Oplosan jelang tahun baru di Bogor

Posted by

Peredaran miras oplosan ini terungkap setelah polisi melakukan razia penyakit masyarakat jelang tahun baru
Rumah yang dijadikan tempat pengoplos minuman keras dengan kemasan minuman anak di kampung Cemplang Cibungbulang Kabupaten Bogor ini hingga Rabu dini hari masih didatangi warga sekitar mereka penasaran kepada pemilik rumah yang kini telah diamankan pihak Kepolisian. Selama ini warga tidak mencurigai sang pemilik rumah sebagai peracik miras kemasan minuman anak selama 2 bulan tinggal di kampung Cemplang pemilik rumah di ketahui bekerja sebagai pedagang mainan anak.

Selain pasangan suami istri DW dan NS Polsek Rumpin Bogor juga mengamankan seorang pria yang berprofesi sebagai tukang ojek berinisial PN ia terbukti mengedarkan minuman keras kemasan minuman anak ke sejumlah warung di wilayah Rumpin Bogor hingga Rabu dini hari pihak Kepolisian Cibungbulang masih menjaga rumah rumah oplosan miras kemasan minuman anak tersebut. Selain menangkap pemilik rumah dan menyita barang bukti lainnya pihak kepolisian masih meminta keterangan ke sejumlah saksi untuk penyelidikan. Guna antisipasi peredaran miras pihak Kepolisian akan terus melakukan razia terhadap peredaran minuman keras tersebut.

Peredaran miras oplosan dalam kemasan minuman anak terungkap setelah pihak kepolisian gencar melakukan razia miras di berbagai wilayah. Seorang tukang ojek yang bertugas mengedarkan miras oplosan kemasan minuman anak tertangkap petugas di wilayah rumpin Bogor dari hasil pengembangan Polisi menemukan gudang sekaligus rumah produksi miras yang di kemas menjadi minuman anak-anak di Cibungbulang di Kabupaten Bogor Selasa malam.

Minuman keras oplosan ini di sita Polisi saat menggerebek rumah pembuat miras oplosan di kampung Cemplang Cibungbulang Kabupaten Bogor Selasa malam Polisi pun mengamankan bahan pembuat miras oplosan seperti alkohol murni zat pewarna cairan jelly dan mesin pres plastik pasangan suami istri Nasrul dan Dewi pembuat miras oplosan di tetapkan menjadi tersangka, menurut pelaku miras berkemasan minuman anak-anak ini untuk menghindari razia petugas miras ini di sebarkan di warung-warung penjual miras di kawasan Jabodetabek harga satu gelas kecil miras oplosan 2.000 rupiah sementara untuk gelas besar di jual 5.000 rupiah.

Peredaran miras oplosan ini terungkap setelah polisi melakukan razia penyakit masyarakat jelang tahun baru polisi menangkap juga seorang tukang ojek bernama Padian yang menyuplai miras ke sejumlah warung di kawasan rumpin Bogor.



Berita Terbaru Updated at: 09.21.00

0 comments:

Posting Komentar