Terindikasi Adanya Pelanggaran kode etik Yang dilakukan Ketua DPR

Posted by

pelanggaran tersebut terjadi ketika adanya pertemuan antara presiden Direktur Pt. Freeport Indonesia dengan Ketua DPR Setya Novanto yang juga turut di hadiri oleh Saudagar Minyak Muhamad Riza Chalid
Sejumlah fakta yang terkuak dalam sidang Mahkamah Kehormatan DPR yang menghadirkan Menteri ESDM serta Presiden Direktur Pt. Freeport Indonesia mengindikasikan adanya pelanggaran kode etika yang di lakukan Ketua DPR Setya Novanto pelanggaran tersebut terjadi ketika adanya pertemuan antara presiden Direktur Pt. Freeport Indonesia dengan Ketua DPR Setya Novanto yang juga turut di hadiri oleh Saudagar Minyak Muhamad Riza Chalid. Pertemuan tersebut di akui Presiden pt. freeport Indonesia membicarakan keberlangsungan kegiatan operasional Pt. Freeport Indonesia padahal seharusnya bukan wewenang Ketua DPR serta pengusaha untuk melakukan lobi terhadap pt freeport indonesia.

Perang adanya upaya untuk mencari keuntungan pribadi yang di lakukan oleh Ketua DPR sidang Mahkamah Kehormatan DPR pun di nilai terlalu bertele tele untuk menentukan pelanggaran yang di lakukan Ketua DPR. Berdasarkan peraturan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) nomor 1 tahun 2015 tentang kode etik Dewan perwakilan Rakyat (DPR) jelas pada bagian ke 5 pasal 6 ayat 4 anggota di larang menggunakan jabatannya untuk mencari keuntungan dan kemudahan pribadi, keluarga, sanak, famili dan golongan. Mahkamah Kehormatan Dewan DPR pun memastikan akan membentuk tim panel jika ada indikasi pelanggaran berat yang dilakukan Ketua DPR Setya Novanto. Tim panel terdiri dari 7 orang, 3 orang dari unsur pimpinan MKD serta 4 orang lainnya dari tokoh masyarakat seperti Akademisi, ahli hukum dan agama tim ini di bentuk agar menghasilkan keputusan yang obyektif.



Berita Terbaru Updated at: 14.45.00

0 comments:

Posting Komentar