Ratusan rumah terendam banjir di desa buluh cina riau

Posted by

hujan juga menyebabkan meluapnya sungai Kampar dengan ketinggian banjir mencapai 50 cm
Tiga hari berturut turut di guyur hujan menyebabkan ratusan rumah terendam banjir di Desa Buluh Cina Kecamatan Siak Hulu kabupaten Kampar Riau Senin petang tadi selain itu hujan juga menyebabkan meluapnya sungai Kampar dengan ketinggian banjir mencapai 50 cm. akibat banjir yang terjadi juga mengganggu jalan antar kecamatan meskipun bencana alam banjir sudah merendam pemukiman warga tetapi belum satu pun warga atau masyarakat yang mengungsi mereka memilih tinggal di rumah dan mendirikan panggung di dalamnya.

Intensitas hujan yang sangat tinggi menyebabkan Desa Bulu Cina Kecamatan Siak Hulu yang berada di bantaran sungai Kampar terendam banjir akibatnya ratusan rumah masyarakat digenangi air yang ketinggiannya sudah hampir setengah meter bahkan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kampar ikut berpartisipasi dalam memberikan bantuan baik bantuan berupa kesehatan maupun bantuan paket Sembako. Menurut Ketua PMI Kabupaten Kampar Zulher pihak PMI Kabupaten Kampar sudah berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait lainnya dalam upaya penanganan korban bencana banjir di Desa Bulo Cina, PMI Kabupaten Kampar juga sudah menurunkan tim dari ranting PMI tingkat Kecamatan untuk bersiaga di kawasan bencana banjir.

Sementara itu Sekretaris Desa Bulu Cina Muhammad Rais mengatakan banjir di kawasan ini sudah berlangsung selama hampir 2 pekan terakhir meski seluruh rumah warga sudah digenangi air namun warga korban banjir masih memilih untuk bertahan dan tidak mengungsi. PMI Kabupaten Kampar menghimbau kepada korban banjir khususnya para orang tua yang memiliki anak kecil untuk lebih waspada dalam mengawasi anaknya karena arus air cenderung kencang dan juga membahayakan.

Kondisi bencana banjir ini juga akan semakin memburuk jika bendungan PLTA koto Panjang Kabupaten Kampar di buka karena tidak mampu menampung air lagi.



Berita Terbaru Updated at: 13.17.00

0 comments:

Posting Komentar