Presiden Jokowi Hadiri Konferensi Perubahan Iklim Dunia di Paris Perancis

Posted by

 Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana hadiri Konferensi Perubahan Iklim Dunia
Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana tiba Paris Prancis Minggu pukul 10.30 malam waktu setempat, kedatangan Presiden untuk menghadiri Konferensi perubahan iklim Conference Of Parties (COP 21) di sambut duta besar RI untuk Prancis. Partisipasi Indonesia dalam Konferensi ini sangat penting karena Indonesia saat ini adalah negara terbesar ke 6 penghasil gas EMISI namun di satu sisi Indonesia juga memiliki hutan dan laut Indonesia yang luas juga menjadi paru-paru dunia untuk itu dalam acara ini Indonesia akan sampaikan komitmennya memperbaiki hutan yang rusak termasuk memastikan semua pihak memiliki pemahaman dan langkah yang sama dalam menghadapi perubahan iklim.

Selain Presiden Joko Widodo sejumlah Kepala Negara juga sudah tiba di Paris di antaranya Presiden Amerika Serikat Barack Obama. Sementara Presiden China Xi Jimping tiba Paris sejak Minggu siang. COP Conference Of Parties adalah pertemuan tahunan yang menjadi kerangka kerja PBB tentang perubahan iklim, ada 195 negara yang tergabung dalam konferensi ini. Misi utamanya adalah untuk mencegah naiknya suhu bumi, tahun ini adalah pertemuan yang ke 21 sejak pertama di gelar tahun 1995 di Berlin Jerman. Konferensi tahun ini di mulai tanggal 30 November hingga 11 Desember mendatang.

Presiden Joko Widodo Minggu pagi bertolak ke Paris Prancis untuk menghadiri konferensi tingkat tinggi perubahan iklim, Indonesia akan mendorong proses perundingan agar tercapai kesepakatan baru jangka panjang untuk penanganan perubahan iklim. Dalam KTT perubahan iklim Indonesia akan menegaskan komitmennya dalam pengurangan emisi yaitu penurunan emisi 29% di tahun 2030 dan 41% dengar kerja sama Internsionaol dihadapan 147 Kepala Negara lainnya Presiden juga akan berbagi pengalaman tentang langkah kongkrit Indonesia dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan gambut termasuk masalah yang dihadapi selain agenda resmi Presiden juga akan melakukan sejumlah pertemuan bilateral dengan kepala negara lainnya.

"konferensi-konferensi sebelumnya, sehingga jingkop 21 ini yang paling penting dukungan Indonesia terhadap komitmen berbanding klip karena kita berada pada posisi yang kalau terjadi perubahan iklim yang sangat cepat genapnya 17 ribu pulau yang itu bisa membahayakan kalau terjadi kenaikan permukaan air laut misalnya, hal-hal kongkrit yang dalam proses kita kerjakan dan yang akan kita kerjakan termasuk membentuk badan restorasi gambut, regio izin-izin lama kemudian oratorium semuanya kita akan sampaikan" ujar Joko Widodo Presiden RI.



Berita Terbaru Updated at: 15.19.00

0 comments:

Posting Komentar