Polri menetapkan siaga satu pengamanan natal dan tahun baru 2016

Posted by

Personel gabungan dan peralatan pendukung ini nantinya akan di tempatkan di sejumlah lokasi rawan teror dan kerusuhan
Jelang perayaan natal dan tahun baru 2016 pengamanan di wilayah Sulawesi Utara khususnya kota Manado di tingkatkan ribuan personil gabungan TNI dan Polri serta organisasi masyarakat di siapkan untuk mengamankan perayaan natal dan tahun baru. Hal ini tidak lepas dari ancaman teror bom yang menghantui warga Manado tidak hanya personel sejumlah peralatan pendukung hingga kendaraan operasional pengamanan dan pengendalian kerusuhan juga disiapkan untuk menjamin kelancaran operasi pengamanan natal dan tahun baru. Personel gabungan dan peralatan pendukung ini nantinya akan di tempatkan di sejumlah lokasi rawan teror dan kerusuhan.

Gelar pasukan pengamanan natal dan tahun baru juga di gelar di Polresta Sorong Papua Barat gelar pasukan diikuti unsur pengamanan Pramuka hingga komunitas motor. Keterlibatan komunitas motor dalam pengamanan merupakan wujud partisipasi warga dalam menciptakan perayaan natal dan tahun baru yang aman dan kondusif. Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) telah menetapkan siaga satu selama pengamanan natal dan tahun baru 2016 hal ini tidak lepas dari keberhasilan Polisi mengendus jaringan teroris yang diduga akan beraksi pada perayaan natal dan tahun baru.

Selama 2 hari sejak 18 hingga 19 Desember lalu Polri menangkap 9 orang tersangka teroris mereka diamankan di sejumlah daerah antara lain di Tasikmalaya Jawa Barat, Cilacap Jawa Tengah, serta Mojokerto dan Gresik Jawa Timur. 9 orang yang berindikasi berafiliasi dengan kelompok radikal isis berencana menebar teror di sejumlah objek vital dan pusat keramaian di akhir tahun ini.

Detasemen Khusus (Densus)  88 anti teror Rabu kemarin menggerebek sebuah rumah di Kampung Duku Bekasi Jawa Barat dari sana Polisi mengamankan AM warga negara China terduga teroris, Densus 88 menduga AM terkait dengan kelompok radikal negara Islam Irak dan Suriah ISIS untuk memperketat keamanan Pemerintah sebelumnya juga telah menetapkan status siaga satu di seluruh wilayah Indonesia. Amankan Natal dan Tahun Baru TNI dan Polri menurunkan 150.000 personil gabungan untuk mengamankan sejumlah wilayah di Indonesia mereka akan di tempatkan di lokasi-lokasi rawan teror pemantauan pun ditingkatkan dengan kerja sama antar instansi dan kelompok masyarakat pengawasan di lokasi-lokasi strategis juga digiatkan hingga awal 2016 nanti.

"dari simbul-simbul yang ada mengarah ke sana dari yang ditemukan di lapangan ditemukan hal-hal seperti itu hanya kita perlu verifikasi karena dengan verifikasi tadi akan di cocok-cocokkan apakah ini dengan sanaling aprian memang ada kemudian dari sini memang mengarah ke situ atau dari new comer" ujar Wawan Purwanto Staf Ahli BNPT

status siaga 1 menyusul gerakan Densus 88 yang menangkap 9 pelaku teror di beberapa daerah sejak pekan lalu, masyarakat pun diminta untuk tidak lengah dan waspada dengan lingkungan sekitar. 9 pelaku teror sebelumnya ditangkap di daerah Cilacap, Tasikmalaya, Sukoharjo, Mojokerto dan Gresik pada 18 dan 19 Desember dari pemantauan Densus 88 AM memiliki keterkaitan dengan teroris di Sukoharjo dan Tasikmalaya jaringan ini disebut rencanakan teror di malam Natal dan Tahun Baru.



Berita Terbaru Updated at: 14.41.00

0 comments:

Posting Komentar