Peraturan larangan bisnis transportasi online telah di cabut

Posted by

Meski peraturan telah di cabut KPPU tegaskan pemerintah tidak boleh mendiskriminasi pelaku usaha dengan inovasinya bila peraturan yang kurang sesuai seharusnya peraturan tersebut yang harus diubah sesuai kebutuhan inovasi
Komisi pengawasan Persaingan Usaha (KPPU) menolak peraturan yang dikeluarkan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan terkait pelarangan ojek online. Meski peraturan telah di cabut KPPU tegaskan pemerintah tidak boleh mendiskriminasi pelaku usaha dengan inovasinya bila peraturan yang kurang sesuai seharusnya peraturan tersebut yang harus diubah sesuai kebutuhan inovasi.

Sebelumnya Kementerian Perhubungan melarang ojek maupun taksi yang berbasis Online beroperasi  karena dianggap bertentangan dengan undang-undang nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas angkutan jalan dalam perundangan itu disebutkan salah satu ketentuan angkutan umum harus minimal beroda 3, berbadan hukum dan memiliki izin penyelenggaraan angkutan umum. Sebelumnya Menteri Perhubungan juga telah berkoordinasi dengan Kepolisian untuk menertibkan taksi dan ojek Online yang masih berkeliaran namun Menhub kemudian mencabut larangan itu karena faktor kebutuhan masyarakat.

Larangan yang dikeluarkan Menteri Perhubungan sebelumnya menuai reaksi kekecewaan warga terutama para pengemudi  dan pengguna jasa transportasi, ojek dan taksi Online selama ini memang telah memberikan ribuan lapangan pekerjaan pengguna jasa transportasi pun memiliki alternatif mudah transportasi yang lebih nyaman.

Menanggapi respons masyarakat Pemerintah pun berjanji akan mengkaji ulang regulasi yang saat ini berlaku agar selaras dengan perkembangan dan kebutuhan. Senin pekan depan rencananya KPPU akan mengundang semua pimpinan bisnis transportasi berbasis online seperti go jek indonesia guna mendengar saran dan pendapat yang nantinya akan di teruskan ke Presiden Joko Widodo. Sebelumnya Menteri Ignasius Jonan keluarkan surat berisi peraturan melarang ojek atau bisnis transportasi online namun peraturan di cabut lantaran dirinya mendapatkan teguran dari Presiden Joko Widodo.



Berita Terbaru Updated at: 10.41.00

0 comments:

Posting Komentar