Penyelidikan kasus terompet sampul Al-Quran di beberapa wilayah

Posted by

Para pedagang yang terompetnya di sita masih berstatus saksi sebab hasil pemeriksaan belum menujukan adanya pelanggaran pasal penodaan agama
Penyelidikan kasus terompet sampul Al-Quran masih terus di selidiki kepolisian daerah Jawa tengah pembuat terompet dan barang bukti ratusan sampul Al-Quran sudah di sita Kepolisian. Dari penyelidikan sementara pelaku Sunardi mengaku tidak ada unsur kesengajaan membuat terompet ia hanya menggunakan kertas bekas atau limbah untuk dijadikan terompet, meski begitu Kepolisian masih terus menyelidiki motif lainnya mengingat penyebaran terompet bersampul Al-Quran ini meluas di Pulau Jawa.

"Dan pihak yang membuat itu sebetulnya tidak punya kepentingan apa-apa hanya memang untuk mencari keuntungan saja itu pembuatnya sudah dimintai keterangan tidak punya unsur apa-apa tapi kasus ini masih terus didalami oleh teman-teman dari Polda Jateng", ujar Brigjen Pol. Agus Rianto Karopenmas Mabes Polri.

Sementara itu Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah melaporkan pembuat terompet bertuliskan Al-Quran kepada pihak Kepolisian perbuatan ini dinilai melecehkan agama. MUI menghimbau masyarakat tidak terprovokasi atas kasus terompet yang terbuat dari sampul Al-Quran yang terjadi di berbagai daerah, MUI meminta umat muslim tenang dan menyerahkan kasus ini di usut oleh Kepolisian Republik Indonesia (KRI).

Dan juga ratusan terompet bertuliskan ayat al-quran di temukan di kawasan Glodok Taman Sari Jakarta Barat, terompet-terompet ini di temukan dalam Razia keamanan jelang perayaan tahun baru petugas juga mengamankan penjual terompet ini untuk dimintai keterangan terompet di dapatkan dari Cikarang Jawa Barat.

Di Karanganyar Jawa Tengah Selasa pagi Polisi mengamankan terompet dari sampul buku Iqro, buku Iqro ini merupakan produk gagal dari percetakan. Sekitar 500 terompet dengan bahan baku kertas sampul Al-Quran di sita Polres Blitar terompet di dapadari pedagang di tiga tempat yakni pasar wlingi, pasar selopuro dan pasar kesamben. Saat di pasarkan sampul Al-Quran yang di jadikan terompet telah tertutup dengan kertas bergambar sehingga tulisannya tidak lagi terlihat. Para pedagang yang terompetnya di sita masih berstatus saksi sebab hasil pemeriksaan belum menujukan adanya pelanggaran pasal penodaan agama.

"Yang pertama tidak ada unsur kesengajaan di mana sampul luar Al-Quran itu penyebab terjadinya permasalahan atau persoalan yang seperti sekarang ini dia sudah ragu-ragu sebenarnya tetapi karena agen besar yang ada di Wonogiri mengatakan seperti itu sehingga keragu raguannya di tepis", ujar AKBP Muji Ediyanto Kapolres Blitar.

Antisipasi penyebaran terompet dari sampul Al-Quran Polres Ponorogo juga gelar razia kepada para penjual terompet di tengah kota hingga ke daerah perbatasan Jawa Timur Jawa Tengah Sejumlah minimarket juga di Razia aksi ini dilakukan lantaran jarak Kabupaten Ponorogo dengan Kabupaten Wonogiri saling berdekatan meski tidak mendapatkan hasil petugas akan terus menggelar razia penyebaran terompet bersampul Al-Quran ini. Sebelumnya Minggu sore ratusan terompet yang terbuat dari sampul Al-Quran di temukan di Alfamart di kabupaten Kendal Jawa Tengah laporan diberikan oleh salah satu anggota Nahdlatul Ulama di Kendal terompet sampul Al-Quran ini sudah menyebar ke beberapa wilayah di pulau Jawa.



Berita Terbaru Updated at: 12.43.00

0 comments:

Posting Komentar