Pelaku hate speech di tangkap kepolisian

Posted by

mengunggah foto Presiden Joko Widodo dengan artis Nikita Mirzani dalam unggahan itu pelaku juga menuliskan kalimat yang dianggap tidak pantas dan melecehkan presiden
Polisi menahan seorang dosen sekaligus pimpinan redaksi sebuah tabloid di Jakarta karena di nilai melakukan ujaran kebencian pelaku berinisial YP di anggap melanggar kesusilaan di dunia maya setelah mengunggah foto Presiden Joko Widodo dengan artis Nikita Mirzani dalam unggahan itu pelaku juga menuliskan kalimat yang dianggap tidak pantas dan melecehkan presiden. Pelaku ditangkap di kediamannya di kawasan Jakarta Selatan.

Menurut data Kepolisian foto tersebut di unggah lebih dari 200 kali sejak 12 Desember hingga 14 Desember tersangka mengunggah foto tersebut di facebook dan twitter dengan akun yang sama atas perbuatannya ia di jerat undang undang nomor 44 tahun 2008 tentang pornografi ia terancam hukuman 6 bulan sampai 12 tahun dan denda 250 juta hingga 6 miliar rupiah tersangka juga di jerat undang undang ITE nomor 11 tahun 2008 dengan ancaman hukuman maksimal 6 tahun penjara dan denda maksimal 1 miliar rupiah. Terkait kasus ini polisi sudah memeriksa 4 orang yaitu 2 orang pelapor dari kepolisian dan 2 orang saksi ahli yaitu ahli pidana dan ahli bahasa.

Sebelumnya 8 Oktober lalu Kapolri Jenderal Badrodin Haiti menerbitkan surat edaran tentang penanganan ujaran kebencian yang termasuk dalam kategori ujaran kebencian atau Hate Speech adalah ekspresi atau pernyataan yang bisa memicu timbulnya kekerasan fisik bentuknya dapat berupa penghinaan, pencemaran nama baik, penistaan, perbuatan tidak menyenangkan, memprovokasi, menghasut dan penyebaran berita bohong. Hal ini sempat menimbulkan polemik karena dinilai akan berpotensi membatasi kebebasan berpendapat masyarakat.



Berita Terbaru Updated at: 14.16.00

0 comments:

Posting Komentar