Pasien demam berdarah di RSUD jombang dalam kondisi kritis

Posted by

asien kerap kali terdeteksi dalam kondisi parah bahkan sejumlah balita yang kondisinya kritis harus dirawat di ruang perawatan khusus
Pasien anak-anak mendominasi ruang rawat inap seruni di Rumah Sakit Umum daerah Jombang, demam berdarah dengue membuat kondisi mereka lemas dan pucat kondisi para pasien terus di awasi perawatan intensif dilakukan mengingat pasien kerap kali terdeteksi dalam kondisi parah bahkan sejumlah balita yang kondisinya kritis harus dirawat di ruang perawatan khusus atau high care unit (HCU). Orang tua pasien biasanya menganggap sang anak hanya menderita demam biasa namun setelah beberapa hari menderita panas tinggi suhu badan penderita biasanya turun dengan sendirinya justru ini adalah gejala dbd pada anak dan juga siklus ini sangat berbahaya.

Dalam 2 Minggu terakhir jumlah pasien penyakit dbd meningkat seiring datangnya musim hujan, mengantisipasi lonjakan pasien rujukan, RSUD Jombang sudah siap siaga menyiapkan obat dbd seperti transfusi darah dan albumin. Warga wajib mewaspadai gejala dbd yang kerap menyerang selama musim pancaroba dan penghujan. Terparah penyakit dari gigitan nyamuk Aedes aegypti ini bisa menyebabkan kematian untuk itu selama musim penghujan, masyarakat harus menjaga kebersihan dari jentik nyamuk dengan 4M Plus yaitu menguras wadah air, menutup rapat semua wadah air, mengubur barang bekas dan memantau potensial berkembangnya nyamuk warga juga di himbau untuk tidak menggantung baju usahakan memelihara ikan menghindari gigitan nyamuk serta taburkan bubuk abate dalam bak mandi.

Lebih dari 30 pasien demam berdarah masih dirawat di paviliun Seruni Rumah Sakit Umum Kabupaten Jombang, 21 di antaranya masih berada di Ruang Gawat Darurat (UGD) dan 6 lainnya telah menjalani pemulihan. Para pasien yang di rawat kebanyakan adalah rujukan dari sejumlah Rumah sakit dan Puskesmas karena kondisinya makin memburuk. Virus Dengue akan menyerang jika kondisi tubuh sedang melemah selain itu warga diharap menjaga kebersihan lingkungan dari jentik-jentik nyamuk.

"DBD menjadi aktif ketika dia dimasukkan oleh vektor Aedes Aegypti itu sangat dipengaruhi oleh imunitas tubuh pasien pada saat itu jika kondisi pasien kekebalannya saat itu sedang bagus maka virus ini bisa abortif bisa kalah dengan imunitas tubuh tetapi ketika kondisinya memang sudah lemah dia bisa aktif" ujar dr.Pudji Umbaran Direktur RSUD Jombang.

Tercatat 9 pasien DBD di Jombang tewas hingga akhir februari ini, sementara di Sumenep jumlah pasien Demam Berdarah (DBD) terus meningkat dalam 3 hari terakhir dari 114 pasien Demam Berdarah kini meningkat menjadi 150 pasien di Minggu pertama Febuari, antisipasi makin meluasnya wabah Demam Berdarah Dinas Kesehatan mulai siapkan cadangan obat pembasmi nyamuk seperti bubuk Abate dan cairan yang dipakai untuk pengasapan. Hingga kini total terdapat 34 pasien DBD yang menjalani perawatan.



Berita Terbaru Updated at: 13.47.00

0 comments:

Posting Komentar