Memperingati tsunami di aceh

Posted by

Memperingati bencana sunami warga desa Lambung juga menggelar sukuran di awali masak bersama kuah kulango hidangan akan disantap bersama sebagai ungkapan syukur
11 tahun berlalu setelah tsunami aceh hebat meluluhantakan sebagian besar wilayah Aceh hingga kini masyarakat setempat rutin memperingati peristiwa tersebut bagi desa Lambung di Kecamatan Meuraksa kejadian tersebut dikenang dengan pemasangan bendera setengah tiang ada sekitar 420an rumah yang serentak memasang bendera setengah tiang. Sebagai ungkapan duka bendera dipasang selama seminggu sejak 21 Desember lalu kebiasaan ini telah berjalan 5 tahun lamanya.

Memperingati bencana sunami warga desa Lambung juga menggelar sukuran di awali masak bersama kuah kulango hidangan akan disantap bersama sebagai ungkapan syukur. Musibah yang banyak merenggut nyawa kini semakin memperkuat kekeluargaan di Aceh. 26 Desember 2004 gempa bumi berkekuatan 9,3 skala reather melanda Aceh, gempa juga di iringi bencana alam tsunami terdahsyat dalam kurun 40 tahun dan menghantam pantai barat kota Aceh, Semenanjung Malaysia, Thailand, hingga pantai timur Afrika 200 ribu nyawa terenggut dalam peristiwa itu setengahnya adalah penduduk Aceh.

Sekitar 14 ribu korban tsunami terbesar di dunia tahun 2004 silam di makamkan di kuburan massal yang terletak di Ulele Banda Aceh sementara lebih dari 46 ribu jiwa di makamkan di kuburan massal di desa Siron Aceh Besar. Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) memperkirakan kerugian akibat gempa dan gelombang tsunami di Aceh mencapai 4 setengah miliar dolar atau lebih dari 55 triliun rupiah.



Berita Terbaru Updated at: 10.06.00

0 comments:

Posting Komentar