Memperingati hari maulid nabi muhammad saw di beberapa daerah

Posted by

semua umat muslim juga selalu meniru perilaku nabi muhammad saw dalan setiap aspek kehidupan
Puncak perayaan maulid nabi Muhammad SAW di keraton kasepuhan Cirebon Jawa Barat diisi dengan prosesi pajang jimat, prosesi menampilkan aneka benda pusaka peninggalan sunan gunung jati dan raja Cirebon. Di temani ratusan lilin prosesi di saksikan ribuan warga.

Sedangkan dari Aceh berbagai kegiatan di lakukan warga desa Kampong Laksana untuk memperingati hari maulid nabi muhammad saw. Selain pengajian dan Dzikir kaum pria di desa ini masak makanan khas yang bernama kuah beulangong. Masakan yang terbuat dari daging lembu yang di campur dengan rempah khas Aceh ini nantinya akan di santap bersama anak yatim piatu dan fakir miskin.

Dari kecamatan Jati Kudus Jawa Tengah, peringatan maulid nabi diisi dengan arak arakan replika burung raksasa, marching band dan aneka kreativitas warga tidak hanya kesenian kirab yang bernama Ampyang Maulid ini juga membagikan nasi kepal untuk warga, nasi kepal ini datang dari sumbangan tiap warga desa. Tarian Sufi juga tidak mau ketinggalan menghibur warga, acara maulid nabi yang diadakan bertujuan mengingatkan umat muslim untuk tidak lupa cerita nabi, sejarah nabi muhammad dan juga selalu meniru perilaku Nabi Muhammad SAW dalam setiap aspek kehidupan.

Sementara ribuan warga dan wisatawan memadati alun-alun Utara Keraton Jogjakarta dan Masjid Gedhe Kauman sejak Selasa pagi mereka bersiap untuk berebut gunungan hasil bumi sebagai puncak perayaan Sekaten dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Kirab Gunungan merupakan tradisi Keraton Jogjakarta yang digelar setiap hari besar agama Islam, pada Kirab kali ini Keraton Jogjakarta menggelar 7 gunungan yang terdiri dari gunungan Kakung dan Gunungan Putri. Belasan orang pingsan saat berdesakan menjemput datangnya gunungan yang di arak dari Keraton Jogjakarta menuju masjid Gedhe Kauman. Setelah Gunungan didoakan ribuan warga langsung berebut dan berdesak desakan untuk mendapatkan gunungan.

Di Mojokerto Jawa Timur tradisi karastan di gelar warga untuk merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW berbagai hasil bumi dan indusi warga Desa Mongolo Kecamatan Soko dikaitkan di atas pohon setelah lama menunggu warga langsung menyerbu hasil bumi yang digantungkan aksi saling dorong dan saling tindih pun tidak terhindarkan walau begitu mereka bisa merasa senang bisa berebut bersama warga lainnya. Tradisi Keresan dalam memperingati Maulid Nabi sudah berlangsung secara  turun menurun tradisi ini di gelar untuk mempererat kerukunan antar warga setempat. Sebelumnya warga terlebih dahulu menggelar acara pengajian beberapa pejabat menghadiri pengajian ini seperti Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar, Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Halim Iskandar dan Wakil Bupati Mojokerto Khoirunnisa.



Berita Terbaru Updated at: 15.00.00

0 comments:

Posting Komentar