Larangan Menerobos Perlintasan Kereta Api di Atur Undang-Undang

Posted by

Dalam pasal 64 dan 65 pada PP nomor 43 tahun 1993 di tegaskan setiap pengemudi atau pemakai jalan wajib mendahulukan kereta api tidak hanya itu larangan menerobos perlintasan kereta api indonesia di atur dalam undang-undang tentang lalu lintas
Tragedi kecelakaan maut antara bus metromini dan commuter line di Tubagus Angke Minggu pagi menewaskan 18 orang penyebabnya supir bus nekat menerobos jalur perlintasan kereta yang sudah tertutup. Kala itu sinyal peringatan sudah di berikan oleh penjaga palang pintu kereta  api namun sang supir metromini mengabaikannya kesadaran akan bahaya di perlintasan kereta yang kerap tidak di perhatikan warga padahal sinyal dan palang yang di sediakan berfungsi untuk menyelamatkan pengendara.

Lalu lintas di sekitar perlintasan sebidang memang carut marut oleh warga yang melintas sering kali pengguna jalan menerobos palang pintu perlintasan kereta api karena tidak sabar. Dalam pasal 64 dan 65 pada PP nomor 43 tahun 1993 di tegaskan setiap pengemudi atau pemakai jalan wajib mendahulukan kereta api tidak hanya itu larangan menerobos perlintasan kereta api indonesia di atur dalam undang-undang tentang lalu lintas angkutan jalan raya pelanggarannya akan di pidana dengan hukuman penjara paling lama 3 bulan dan denda paling banyak 750 ribu rupiah. Kereta api di dahulukan karena alat transportasi ini tidak bisa berhenti begitu saja dengan kecepatan tinggi dan beban berat kereta api butuh waktu dan jarak tempuh panjang untuk mengerem.

Untuk mengantisipasi kecelakaan perlintasan antara rel kereta api dengan ruas jalan idealnya tidak sebidang solusinya dengan jalur lintas layang maupun bawah tanah sembari menanti rencana ini di terapkan pemerintah Indonesia kedisiplinan pengguna jalan harus di tingkatkan kebiasaan kendaraan umum yang menaik turunkan penumpang di sekitar perlintasan kereta api juga dapat meningkatkan risiko kecelakaan.



Berita Terbaru Updated at: 10.42.00

0 comments:

Posting Komentar