pansel kpk umumkan pimpinan kpk terpilih periode 2015-2019

Posted by

Presiden Joko Widodo optimistis Pimpinan KPK terpilih akan membawa penegakan hukum di negeri ini membaik
Kamis malam pansel kpk mengumumkan wajah-wajah baru untuk mengisi kursi pimpinan komisi pemberantasan korupsi (KPK) periode 2015-2019 nama-nama penggawai Lembaga Anti Rasuah sebelumnya seperti Johan Budi serta Busyro Muqoddas justru tersingkir sejumlah rekam jejak yang menyangkut ke 5 calon pimpinan kpk terpilih pun menjadi sorotan. Indonesia Corruption Watch (ICW) mencatat Ketua KPK terpilih Agus Rahardjo yang merupakan kepala lembaga kebijakan pengadaan barang dan jasa pemerintah LKPP di anggap berhasil menerapkan sistem e-Procurement dalam membangun layanan pengadaan secara elektronik. Akademisi dan konsultan hukum lingkungan Laode Muhammad Syarif di harapkan dapat mempertajam penindakan korupsi dalam hal sumber daya alam. Staf ahli kepala Bin Saut Situmorang sempat di pertanyakan komitmennya karena pernyataannya yang akan memaafkan korupsi di masa lalu.

Srikandi Pimpinan KPK yang juga Perwira tinggi Polri Basaria Panjaitan juga memiliki catatan khusus karena ingin menjadikan KPK hanya sebagai lembaga informasi anti korupsi. Hakim ad hoc Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Alexander Marwata sering sekali menyampaikan dissenting opinion yang dikhawatirkan menjadi bumerang bagi KPK ke depannya. Presiden Joko Widodo optimistis Pimpinan KPK terpilih akan membawa penegakan hukum di negeri ini membaik. Kalangan penggiat anti korupsi menilai komposisi 5 Pimpinan terpilih Komisi Pemberantasan Korupsi justru mengkhawatirkan namun masyarakat diminta untuk tetap menaruh harapan kepada kpk untuk mengungkap kasus-kasus korupsi. Ke 5 pimpinan KPK terpilih Jumat siang di sahkan dalam sidang paripurna DPR selanjutnya ke 5 nama tersebut akan di serahkan kepada Presiden untuk dilantik.

Pelantikan berlangsung sekitar 45 menit yang dihadiri sejumlah undangan termasuk Menteri Kabinet kerja ke 5 pimpinan KPK yakni Agus Rahardjo, Basaria Panjaitan, Alexander Marwata, Laode Muhammad Syarif dan Sahut Situmorang mengucapkan sumpah setia pada Pancasila dan tidak akan menerima apapun selama menjalankan amanah sebagai Ketua dan Wakil Ketua KPK usai mengucapkan sumpah kelimanya, menandatangani komitmen sebagai pimpinan KPK dan mendapatkan ucapan selamat dari para undangan.

Ketika ditanya apa program kerja dan kasus yang menjadi prioritas ketua KPK baru, Agus Rahardjo mengatakan belum bisa memaparkan karena membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan internal dan para Wakilnya tetapi ia optimis memimpin KPK dan siap dengan segala risiko jabatannya mengingat sebelumnya beberapa Ketua KPK tersangkut persoalan hukum.



Berita Terbaru Updated at: 15.41.00

0 comments:

Posting Komentar