Harga bbm akan turun pada awal tahun 2016

Posted by

Kementerian ESDM pun memberikan waktu kepada semua pihak untuk habiskan stok bbm yang ada
Rabu pagi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) akan turun pada awal tahun 2016 namun Sudirman Said belum menyebutkan berapa kisaran penurunan harga tersebut. Rekomendasi hasil perhitungan harga bbm ini akan di bawa Kementerian ESDM ke sidang Kabinet hari ini, Kementerian ESDM pun memberikan waktu kepada semua pihak untuk habiskan stok bbm yang ada.

Menteri ESDM Sudirman Said mengatakan hampir dipastikan harga bahan bakar minyak akan turun dalam beberapa waktu ke depan penurunan harga ini dilakukan seiring dengan harga minyak dunia yang terus menurun dan mencapai titik terendah dalam 11 tahun terakhir namun Sudirman Said belum menyebut berapa penurunan harga yang akan ditentukan oleh Pemerintah.

"mengenai harga BBM benar sekali ini waktu yang baik barangkali kalau masih ingat grafik yang semacam inikan dulukan jadi ada batas atas ada batas bawah kemudian kalau di bawah ini maka kita simpan gitu kalau di atas ini dengan uang yang kita simpan itu kita berikan sehingga kita bisa menjaga stabilitas di sini itu opsi yang paling menurut saya paling sekarang paling mungkin paling pas untuk di terapkan nah angkanya berapa saya juga belum bisa kasih penjelasan jangan kita berspekulasi soal angka dulu sampai betul-betul kita putuskan nanti saya kira tidak lama lagi mungkin 2 atau 3 hari ke depan kita sudah bisa putuskan" ujar Sudirman Said Menteri ESDM.

Penurunan harga bbm di pengaruhi oleh penurunan harga minyak dunia serta nilai tukar rupiah terhadap dolar yang menguat, di prediksi harga premium akan turun sekitar 200 hingga 300 rupiah sedangkan harga solar hari ini akan turun 500 rupiah. Perhitungan kebijakan harga bbm terbaru ini berdasarkan peraturan Menteri ESDM nomor 4 tahun 2015 tentang perhitungan harga jual eceran bahan bakar minyak dalam peraturan ini pemerintah bisa melakukan penyesuaian harga bbm sekarang setiap satu bulan sekali, 3 bulan, 4 bulan atau 6 bulan sekali. Penyesuaian harga baru bbm tersebut berdasarkan perhitungan harga indeks pasar (HIP) atau MOPS BBM nilai rata rata kurs dolar Amerika Serikat terhadap rupiah lalu di tambah biaya inventory sampai pajak pertambahan nilai atau PPN 10% hingga pajak bahan bakar kendaraan bermotor sebanyak 5%.



Berita Terbaru Updated at: 09.50.00

0 comments:

Posting Komentar