Langsung ke konten utama

Gubernur DKI Jakarta Ahok meresmikan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA)

Ahok menilai dengan adanya ruang publik ini anak-anak dapat terhindar dari bahaya pedofil
Kini anak-anak dapat berinteraksi dengan nyaman di ruang publik ramah anak, Selasa siang Gubernur DKI Jakarta Ahok meresmikan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak atau RPTRA di Meruya Utara Jakarta Barat. Ahok menilai dengan adanya ruang publik ini anak-anak dapat terhindar dari bahaya pedofil.

"Susah ya tidak masuk akal banget tujuan seperti itu, justru kamu dengan main di taman ini ada pagar bisa amati apakah dia tidak pernah bilang justru kita gampang mengenali pedofil di sini kalau dari sini kelihatan, ada orang pancing anak kasih cokelat datang ke rumah lebih berbahaya kalau di sini banyak orang tua ada CCTV", ujar Ahok Gubernur DKI Jakarta.
Kedatangan Basuki bersama Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga atau TP PKK DKI Jakarta Veronica Cahaya Purnama disambut antusias warga terutama anak-anak. Pantauan berita Jakarta.com prosesi peresmian dilakukan dengan pemotongan pita oleh Ketua TP PKK DKI Jakarta Veronica Tjahaja Purnama dilanjutkan penandatanganan prasasti oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama.

RPTRA Meruya Utara dibangun di atas lahan seluas 5.500 meter/segi sejumlah fasilitas yang ada di RPTRA di antaranya Laut, PK kamar, ruang Olabtasi, lapangan putsal dan tempat bermain anak-anak. Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan dirinya merasa senang RPTRA terus dibangun di Jakarta walaupun beberapa di antaranya agak terlambat peresmiannya, lebih lanjut Basuki menambahkan dirinya yakin jika minimal setiap kelurahan terdapat RPTRA akan menjadi tempat berkumpul dan bermain yang baik buat warga, keberadaan RPTRA akan membuat para orang tua mudah mengawasi anaknya yang bermain sehingga bisa meminimalisir terjadinya tindak kejahatan kepada anak-anak.

Pembangunan RPTRA Meruya Utara ini menghabiskan Dana 998 juta rupiah namun pembangunan RPTRA di biayai oleh perusahaan swasta  PT. Metropolitan Kentjana berbagai fasilitas yang terdapat di RPTRA ini antara lain lapangan putsal mini, lapangan multiguna, taman bermain anak, ruang PKK, Ruang laktasi dan jalur pedestrian. Tahun ini Ahok menargetkan untuk membangun 63 RPTRA di Jakarta dan pada tahun 2016 nanti akan di tambah 150 lokasi lagi.

Salah satu Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) besutan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terletak di kawasan Meruya Jakarta Barat taman ini baru di resmikan 29 Desember lalu aneka fasilitas bermain tersedia lengkap. Orang tua di kawasan ini senang ruang bermain anak mereka terpadu sehingga mudah di awasi, Pemerintah DKI Jakarta merancang taman terpadu ini sebagai bagian dari cara mengantisipasi kejahatan pada anak. Interaksi intensif antar warga jadi salah satu kunci.

"Warga bisa ketemu di sini bisa interaksi mereka nyaman mereka sebagai orang tua bisa memperhatikan para anakanya dan anaknya aman seperti itu jadi karena lingkungan di sini juga tidak setiap hari bisa ketemu", ujar Irwansyah.

Taman ini juga di lengkapi perpustakaan ruang laktasi dan tempat untuk warga membuat dan menjual hasil karya mereka namun fasilitas ini baru akan beroperasi Januari 2016 mendatang.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengaruh minuman keras anak tega hamili ibu kandung

Diduga karena pengaruh minuman keras seorang pemuda berinisial SA dengan sangat tega memperkosa ibu kandung sendiri hingga hamil dan melahirkan seorang bayi Saat diinterogasi oleh pihak kepolisian SA mengaku melakukan aksi pemerkosaan setiap kali pulang kerumah usai menenggak minuman keras oplosan kasus pemerkosaan ini terungkap setelah bayi yang dilahirkan oleh sang ibu kandung SA ditemukan warga di sebuah kebun Beruntung sang bayi masih dalam kondisi hidup dan diselamatkan oleh warga, Kini SA sang anak durhaka diamankan ke mapolres lombok timur sedangkan sang ibu kandung diamankan oleh pihak berwajib di lapas selong Lombok untuk menghindari amukan massa

100 Hari Masa Kepemimpinan, Program Dan Kebijakan Anies-Sandi Banyak Menuai Kritik

Tepat 100 hari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wagub Sandiaga Uno memimpin Jakarta sejumlah kenijakan pun telah dikeluarkan mulai dari OKE OCE, penataan tanah abang hingga hunian DP 0 Rupiah. Namun beberapa dari kebijakan Anies-Sandi Ini mendapatkan Beberapa Catatan Terutama Dari Kalangan Fraksi PDIP Fraksi PDIP - DKI Evaluasi Masa 100 Hari Kepemimpinan Anies Baswedan Terpilih menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Anies- Sandi telah menginjak 100 Hari masa kepemimpinan, sejumlah kebijakan telah dikeluarkan untuk membenahi Jakarta seperti Program OKE OCE, Program ini untuk menciptakan Wirausahawan dan lapangan kerja baru. sudah ada puluhan ribu anggota yang tergabung dalamprogram oke oce yang memiliki keterampilan namun program pembinaan pelaku UKM ini mendapatkan kritikan pedas dari anggota DPR Jakarta Nur Afni Sajeeb, Nur mengatakan Program OKE OCE ini hanya program cuap cuap saja tanpa praktek Program kedua yang dikeluarkan oleh Gubernur Jakarta ialah program oke trip, Pr

Kapal Cepat Fast Boat Gili Cat 2 Meledak, Turis WNA Meninggal Ditempat

harianregional - sebuah fastboat atau kapal cepat tujuan karang asem Bali-Gili Trawangan Lombok tadi pagi tadi meledak di sekitar perairan Padang Bali akibat kejadian ini satu orang penumpang tewas dan belasan lainnya luka-luka, Kapal Cepat Fast Boat Gili Cat 2 tujuan Karangasem Gili Trawangan sekitar pukul 09.25 Waktu Indonesia Tengah Kapal Cepat Fast Boat Gili Cat 2 meledak sesaat setelah berangkat dari dermaga rakyat Padang Bali kapal yang membawa 35 penumpang dan hingga siang ini 1 orang korban di laporkan meninggal dunia sementara 13 lainnya terluka korban luka di rawat di rumah sakit Penta karangasem, sementara korban meninggal di bawa menuju rumah sakit Sanglah Denpasar dan saat ini aparat Polres Karangasem dan Puslabhor Mabes Polri Cabang Dempassar sedang melakukan penyelidikan "rata-rata luka karena dia terkena pecahan baik pecahan dari mesin kapal maupun pecahan dari bilik" ujar AKBP Sugeng Sudarso Kapolres Karangasem Wisatawan asing yang merupakan