Langsung ke konten utama

BPBD Provinsi Riau salurkan bantuan untuk korban banjir dan tanah longsor di 4 desa

kondisi desa yang di apit bukit barisan serta jalan yang putus akibat banjir dan longsor menyebabkan 4 desa terisolir warga pun kesulitan beraktivitas
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau salurkan bantuan 300 paket makanan untuk korban banjir dan tanah longsor di 4 desa terisolir Kabupaten Kampar Riau Kamis petang kondisi desa yang di apit bukit barisan serta jalan yang putus akibat banjir dan longsor menyebabkan 4 desa terisolir warga pun kesulitan beraktivitas keluar desa untuk membeli kebutuhan sehari hari.

Sebelumnya penyaluran paket makanan ini sempat terhambat akibat cuaca buruk. Sementara itu penyebab banjir dari luapan sungai Kampar yang melanda dua desa di kabupaten Kampar Riau berangsur surut setelah pintu air bendungan PLTA koto panjang di tutup ketinggian air yang sebelumnya hampir mencapai 2 meter kini berkisar 50 cm. bencana alam banjir yang terjadi selama sepekan ini menyebabkan kerugian besar para petani sawit gagal panen untuk mengantisipasi bencana banjir susulan warga menjadikan kantor desa ini sebagai tempat pengungsian. Banjir luapan sungai Kampar masih mengancam masyarakat di Desa Bulu Nipis dan Bulu Cina sebab debit air di daerah koto panjang masih tinggi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengaruh minuman keras anak tega hamili ibu kandung

Diduga karena pengaruh minuman keras seorang pemuda berinisial SA dengan sangat tega memperkosa ibu kandung sendiri hingga hamil dan melahirkan seorang bayi Saat diinterogasi oleh pihak kepolisian SA mengaku melakukan aksi pemerkosaan setiap kali pulang kerumah usai menenggak minuman keras oplosan kasus pemerkosaan ini terungkap setelah bayi yang dilahirkan oleh sang ibu kandung SA ditemukan warga di sebuah kebun Beruntung sang bayi masih dalam kondisi hidup dan diselamatkan oleh warga, Kini SA sang anak durhaka diamankan ke mapolres lombok timur sedangkan sang ibu kandung diamankan oleh pihak berwajib di lapas selong Lombok untuk menghindari amukan massa

100 Hari Masa Kepemimpinan, Program Dan Kebijakan Anies-Sandi Banyak Menuai Kritik

Tepat 100 hari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wagub Sandiaga Uno memimpin Jakarta sejumlah kenijakan pun telah dikeluarkan mulai dari OKE OCE, penataan tanah abang hingga hunian DP 0 Rupiah. Namun beberapa dari kebijakan Anies-Sandi Ini mendapatkan Beberapa Catatan Terutama Dari Kalangan Fraksi PDIP Fraksi PDIP - DKI Evaluasi Masa 100 Hari Kepemimpinan Anies Baswedan Terpilih menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Anies- Sandi telah menginjak 100 Hari masa kepemimpinan, sejumlah kebijakan telah dikeluarkan untuk membenahi Jakarta seperti Program OKE OCE, Program ini untuk menciptakan Wirausahawan dan lapangan kerja baru. sudah ada puluhan ribu anggota yang tergabung dalamprogram oke oce yang memiliki keterampilan namun program pembinaan pelaku UKM ini mendapatkan kritikan pedas dari anggota DPR Jakarta Nur Afni Sajeeb, Nur mengatakan Program OKE OCE ini hanya program cuap cuap saja tanpa praktek Program kedua yang dikeluarkan oleh Gubernur Jakarta ialah program oke trip, Pr

Samhudi sang " Guru Cubit Murid " Dihukum 3 bulan Penjara oleh pengadilan negeri Sidoarjo

Sidang vonis terhadap samhudi guru di Sidoarjo yang dipidanakan karena mencubit muridnya Kamis pagi di warnai demonstrasi para guru menuntut hakim pengadilan negeri Sidoarjo membebaskan samhudi puluhan guru yang datang ke pengadilan negeri Sidoarjo membentangkan spanduk berisi kecaman terhadap kriminalisasi profesi guru menurut mereka apa yang dilakukan samhudi untuk mendidik muridnya selain mendesak hakim demonstran menyemangati para guru agar tidak kendur dalam mendidik murid Samhudi adalah guru di SMP Sidoarjo yang di laporkan Yuni Kurniawan ke polres Sidoarjo karena mencubit anaknya sebelumnya Yuni sudah melaporkan kejadian ini ke pihak sekolah namun tidak di tanggapi hingga berujung pelaporan kepada polisi "Hari ini bapak ibu guru tidak datang bukan berarti tidak mendukung pak samhudi tapi mereka masih memikirkan tugasnya untuk memintarkan anak didiknya nah kita dari sini kita harus waspada jangan sampai kita itu bermasalah dengan guru apalagi sampai mau memenjarakan g