Amankan natal dan tahun baru polri tetapkan siaga satu di seluruh indonesia

Posted by

Pemantauan pun di tingkatkan dengan kerja sama antara instansi dan kelompok masyarakat, pengawasan di lokasi-lokasi strategis juga di giatkan hingga awal 2016 nanti
Detasemen khusus 88 anti teror Rabu kemarin menggerebek sebuah rumah di kampung Dukuh Bekasi Jawa Barat, dari sana Polisi mengamankan AM warga negara China terduga teroris. Densus 88 menduga AM terkait dengan kelompok Radikal negara Islam Irak dan Suriah yaitu isis. Untuk memperketat pengamanan pemerintah sebelumnya juga telah menetapkan status siaga satu di seluruh wilayah Indonesia.

Amankan natal dan tahun baru Polri dan TNI menurunkan 150 ribu personel gabungan untuk mengamankan sejumlah wilayah di Indonesia, mereka akan di tempatkan di lokasi-lokasi rawan teror. Pemantauan pun di tingkatkan dengan kerja sama antara instansi dan kelompok masyarakat, pengawasan di lokasi-lokasi strategis juga di giatkan hingga awal 2016 nanti.

Status siaga satu menyusul gerakan Densus 88 yang menangkap 9 pelaku teror di beberapa daerah sejak pekan lalu. Masyarakat pun diminta untuk tidak lengah dan waspada dengan lingkungan sekitar. 9 pelaku teror sebelumnya di tangkap di daerah Cilacap, Tasikmalaya, Sukoharjo, Mojokerto dan Gresik pada 18 dan 19 Desember. Dari pemantauan Densus 88 AM memiliki keterkaitan dengan teroris di Sukoharjo dan Tasikmalaya jaringan ini disebut rencanakan teror di malam natal dan tahun baru.

Sementara jelang perayaan natal dan tahun baru 2016 pengamanan di wilayah Sulawesi Utara khususnya di kota Manado di tingkatkan ribuan personil gabungan TNI, Polri dan organisasi masyarakat disiapkan untuk mengamankan perayaan Natal dan tahun baru 2016 hal ini tidak lepas dari ancaman teror bom yang menghantui warga Manado tidak hanya personil sejumlah peralatan pendukung hingga kendaraan Operasional pengamanan dan pengendalian kerusuhan juga disiapkan untuk menjamin kelancaran operasi pengaman Natal dan Tahun Baru 2016.

Personil gabungan dan peralatan pendukung ini nantinya akan ditempatkan di sejumlah lokasi rawan teror dan kerusuhan gelar pasukan pengamanan Natal dan Tahun Baru juga di gelar di Mapolresta Sorong Papua Barat gelar pasukan diikuti unsur pengamanan, Pramuka hingga komunitas motor. Keterlibatan komunitas dalam pengaman merupakan wujud partisipasi warga dalam menciptakan perayaan Natal dan Tahun Baru yang aman dan Kondusif.

Kepolisian Republik Indonesia telah menetapkan siaga satu selama pengamanan Natal dan Tahun Baru 2016 hal ini tidak lepas dari keberhasilan Polisi mengendus jaringan teroris yang diduga akan beraksi pada perayaan Natal dan Tahun Baru. Selama 2 hari sejak 18 hingga 19 Desember lalu Polri menangkap 9 orang tersangka teroris mereka diamankan di sejumlah daerah antara lain di Tasikmalaya Jawa Barat, Cilacap Jawa Tengah serta Mojokerto dan Gresik Jawa Timur. 9 orang yang terindikasi berafiliasi dengan kelompok radikal ISIS berencana menebar teror di sejumlah objek vital dan pusat keramaian di akhir tahun ini.



Berita Terbaru Updated at: 12.13.00

0 comments:

Posting Komentar