Aksi mogok supir metromini ditanggapi gubernur dki

Posted by

Aksi mogok para supir metromini tidak membuat kebijakan mengandangkan armada yang tidak layak jalan di tarik, Gubernur DKI Jakarta justru balik mengancam
Tindakan Dinas Perhubungan DKI Jakarta yang mengandangkan ratusan metromini di kawasan Rawa Buaya di respons dengan aksi mogok oleh supir metromini namun memasuki hari ketiga aksi di terminal Blok M Jakarta Selatan sejumlah metromini tetap beroperasi senin pagi. Dari total 9 trayek yang beroperasi di terminal Blok M 4 di antaranya masih tetap beroperasi antara lain nomor 69 tujuan Cileduk, 71 tujuan Bintaro, 75 tujuan Pasar Minggu dan 70 tujuan Joglo sementara 5 trayek yang tidak beroperasi adalah metromini nomor 72 tujuan Lebak Bulus, 610 tujuan Pondok Labu, 611 tujuan Ciputat, 74 tujuan Rempoah dan 77 tujuan Ragunan.

Sebelumnya aksi mogok sopir metromini salah satunya dilakukan di kawasan perempatan Fatmawati Cilandak Jakarta Selatan sejak Sabtu siang puluhan supir dan kenek metromini menggelar aksi mogok dengan membawa sejumlah spanduk kecaman atas razia yang dilakukan terhadap sejumlah metromini. Aksi serupa juga tampak di sekitar jalur keliar terminal bus Blok M Kebayoran Baru tampak puluhan awak bus metromini hanya duduk di pinggir ruas jalur sambil membawa spanduk berisi kecaman atas kondisi metromini saat ini yang kerap menjadi sasaran razia dampaknya tidak ada satu pun bus metromini yang terlihat dan banyak penumpang yang terlantar.

Dan sementara itu di kawasan Pondok Kopi Jakarta Timur sebanyak 4 trayek metromini yang melintasi wilayah tersebut mogok beroperasi, sejak Sabtu pagi puluhan Metro mini terparkir dijalan Ir Gusti Ngurah Rai Pondok Kopi Jakarta Timur puluhan awak metromini juga membentangkan spanduk yang bertuliskan kekecewaan mereka terhadap pemprov DKI Jakarta yang mewacanakan akan mencabut izin trayek metromini aksi mogok yang dilakukan para supir metromini ini mengakibatkan para calon penumpang yang biasa menggunakan angkutan umum menjadi terlantar.

Pengelola Blok M telah mengarahkan penumpang untuk menggunakan kendaraan alternatif, pemprov dki pun berencana menurunkan bantuan berupa bus sekolah untuk mengangkut para penumpang. Aksi mogok para supir metromini tidak membuat kebijakan mengandangkan armada yang tidak layak jalan di tarik, Gubernur DKI Jakarta justru balik mengancam. Pengandangan ratusan metromini dilakukan sebagai langkah tegas untuk memperbaiki angkutan umum di Jakarta, pemprov dki jakarta telah memiliki skema untuk mengintegrasikan metromini dengan bus Transjakarta namun hal ini masih membutuhkan sejumlah kajian.



Berita Terbaru Updated at: 15.17.00

0 comments:

Posting Komentar