Senggol mobil Anggota Kostrad warga sipil tewas ditembak

Posted by

penembakan warga sipil oleh oknum aparat
Panglima TNI Jendral Gatot Nurmantyo memastikan Sersan II Yoyo anggota Kostrad yang menembak warga sipil di Cibinong Jawa Barat mendapatkan sanksi pemecatan pelaku juga akan menjalani hukuman yang berlaku di ke Militeran sementara Panglima akan membuat surat tugas terkait penyelenggaraan sidang Pradilan anggota TNI yang melakukan pelanggaran.

"Saya perintahkan untuk di proses secara hukum yang berlaku di POM dan penyidikan dan kemudian saya akan membuatkan SD bahwa sekarang kejadian-kejadian TNI yang berkaitan dengan masyarakat sidang Militernya terbuka dengan demikian maka masyarakat bisa mengetahui karena kalau tidak seolah-olah TNI membuat persidangan nanti membuat keringanan  ", ujar Jenderal Gatot Nurmantyo.
Selain itu juga panglima memerintahkan Kepala Staf Angkatan Darat untuk mengevaluasi sistem ke pemilikan serta penggunaan senjata api seluruh anggota TNI Angkatan Darat. "Saya juga sudah perintahkan Kasat untuk mengadakan evaluasi tingkatan-tingkatan apa yang membawa senjata ya itu salah satu kesalahan Bintara dan tamtama menggunakan senjata saat melaksanakan tugas operasi", ujar Jenderal Gatot Nurmantyo.

Sementara Rabu pagi rumah Marsin Sarmani korban penembakan anggota TNI satuan Intel kostrad Cilodong di penuhi pelayad usai di shalatkan jenazah korban kemudian di makamkan di tempat pemakaman umum Cilimekar Ciriung Bogor alm meninggalkan seorang istri dan dua orang anak selain keluarga dan kerabat korban sejumlah anggota TNI dari dari Satuan Intel Kostrad turut mengantarkan jenazah sementara pelaku sersan II Yoyo masih di periksa di Subden POM Bogor sebelumnya marsin Sarmani di tembak oleh anggota TNI satuan Intel Kostrad Cilodong Selasa sore kejadian di duga berawal dari selisih paham karena motor korban menyenggol mobil pelaku .



Berita Terbaru Updated at: 11.18.00

1 comments:

Posting Komentar