Reaksi masyarakat terkait kenaikan tarif tol di sejumlah daerah di Indonesia

Posted by

kenaikan tarif tol di sejumlah daerah di Indonesia
Kenaikan tarif tol juga terjadi di sejumlah daerah di Indonesia salah satunya ruas tol di atas laut Bali Mandara sementara di Sidoarjo Jawa Timur petugas siapkan uang koin lebih banyak sebagai antisipasi kenaikan tarif tol. Sejak pukul 00.00 Minggu dini hari tadi jalan tol Bali Mandara yang terletak di perairan benoa mulai berlakukan tarif baru rata-rata kenaikan tarif tol pergolongan kendaraan adalah sebesar 10% atau berkisar antara 500 hingga 2000 rupiah penyesuaian tarif ini berasarkan Undang-undang nomor 38 tahun 2004 pasal 48 tentang kenaikan tarif tol setiap 2 tahun sekali dan menyesuaikan dengan inflasi daerah kenaikan tarif juga berlaku untuk motor yang melintasi ruas tol Balimandara sementara di Sumatera Utara kenaikan tol Belawan Medan Tanjung Morawa atau Belmera juga terjadi kenaikan tol rata-rata 12,3% atau sekitar 500 hingga 2.000 rupiah Ironisnya kenaikan tarif tol ini di anggap tidak sesuai dengan dengan fasilitas layanan dan kelayakan jalan.

Mulai 1 November 2015 atau tepatnya pukul 00.00 Minggu dini hari tarif di 15 ruas tol Seindonesia naik, kenaikan ini sesuai dengan pencanangan kenaikan tarif selama 2 tahun sekali kenaikan tarif dimulai dari angka 500 rupiah dan tertinggi sebesar 5.500 rupiah. Untuk tol dalam kota misalnya naik dari 8.000 rupiah menjadi 9.000 rupiah kenaikan tol tertinggi ada di jalur Tangerang-Merak yaitu dari 36.000 rupiah menjadi 41.500 rupiah, ironisnya pengguna jalan tol menilai kenaikan tarif ini tidak diimbangi dengan fasilitas dan kualitas layanan yang memadai.

Sementara di mata Yayasan Lembaga konsumen Indonesia atau YLKI kenaikan tarif tol ini dinilai tidak tepat kenaikan tarif bisa mendorong kenaikan harga di berbagai sektor lain. Penyesuaian jalan tol ini sesuai dengan keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, dalam surat keputusan tersebut Badan Usaha Jalan Tol atau BUJT akan menyesuaikan tarif ruas jalan tol yang berlaku mulai 1 November 2015 sebesar 9 hingga 15%.

Di Sidoarjo Jawa Timur kenaikan tarif yang berkisar atara 500 hingga 1.000 rupiah di antisipasi petugas dengan menyiapkan jumlah uang koin lebih banyak dari pada sebelumnya kebutuhan akan uang pecahan koin 500 rupiah bahkan naik hingga 500% hal ini di sebabkan karena masing-masing gardu tol bisa melayani hingga 1.000 kendaraan perharinya. Sebagai bentuk antisipasi lain pihak jasa marga juga berupaya untuk kembali mensosialisasikan penggunaan kartu tol elektronik agar tidak sampai terjadi penumpukan kendaraan saat melewati gardu tol saat ini penggunaan kartu tol elektronik di sejumlah tol yang di operasikan Jasa Marga di Jawa Timur masih sangat minim penggunaannya.



Berita Terbaru Updated at: 19.46.00

0 comments:

Posting Komentar