Kurangnya tenaga medis di rumah singgah korban kabut asap

Posted by

kabut asap
Korban dampak kabut asap yang sudah 4 bulan menyelimuti kota Palembang Sumatera Selatan terus bertambah para bayi dan balita pengidap ISPA yang menginap di rumah singgah tidak di rawat secara intensif karena keterbatasan sejumlah tenaga medis. Rumah singgah yang sempat di kunjungi Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu di pemukiman warga Lorong Keramat Kelurahan 5 Ulu Kecamatan seberang Ulu 1 Palembang Sumatera Selatan menampung balita serta anak-anak yang terdampak kabut asap salah satu balita berusia 10 bulan Hazura Rezkia di diagnosa oleh dokter mengidap penyakit Infeksi Paru-paru dan sempat di rawat di rumah sakit selama satu minggu namun setelah pulang kondisinya belum membaik sehingga orang tua membawanya untuk di rawat di rumah singgah namun sayang di rumah singgah ini

Hazura tidak di rawat secara intensif karena dokter yang datang ke rumah singgah tidak setiap hari memeriksa. Pihak relawan berjanji akan terus berusaha membersihkan yang terbaik khususnya bagi para bayi dan balita yang ada di rumah singgah kunjungan Presiden Jokowi berdampak positif bagi rumah singgah sebelumnya rumah singgah beberapa kali di datangi pihak Kepolisian karena di anggap ilegal. Sejauh ini di rumah singgah sudah menampung puluhan balita yang menderita ISPA serta 2 balita harus menginap di ruang isolasi agar steril dari kabut asap.



Berita Terbaru Updated at: 12.39.00

0 comments:

Posting Komentar