Langsung ke konten utama

Indonesia kembali Vonis Mati bandar besar narkoba

Wong Chi Ping menyelundupkan 800 kilogram sabu
Majelis Hakim yang DiKetuai Muhammad Arifin menjatuhkan vonis mati terhadap Wong Chi Ping alias Surya Wijaya bandar sabu asal Hongkong. Wong Chi Ping menyelundupkan 800 kilogram sabu dari Kuang Hu China ke Indonesia melalui jalur laut Wong Chi Ping dan ke 8 anak buahnya tertangkap BNN di kawasan Taman Surya Kalideres 5 Januari 2015. Penasehat hukum terdakwa akan mengajukan banding terkait vonis mati kliennya.
"Kami berharap klien kami masih di beri kesempatan untuk memperbaiki dirinya dengan Tuhannya dengan keluarganya dan Bangsa Indonesia secara keseluruhan", ujar Rando Vittoro Hasibuan Kuasa Hukum Terdakwa. 
Selain Wong Chi Ping orang kepercayaannya Salim Wijaya di vonis mati sedangkan ke 6 anak buahnya di vonis beragam mulai dari 15 tahun penjara hingga seumur hidup.

Wong Chi Ping itulah nama pria yang merupakan bos penyelundup narkoba jenis sabu ia tidak pernah menyangka usahanya dalam berpindah-pindah tempat tinggal guna menjalankan aksinya selama ini akan berakhir dengan hukuman mati di Pengadilan Negeri Jakarta Barat. Siang tadi Ketua Majelis Hakim M Arifin akhirnya menjatuhkan sanksi pidana hukuman mati kepada Wong Chi Ping keran terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan pemufakatan jahat dalam bentuk narkoba golongan I. Wong Chi Ping mengoordinir penyelundupan 826 kilogram sabu dari Malaysia menuju Jakarta melalui jalur laut Kepulauan Seribu pada awal tahun 2015 silam, sementara itu 6 pelaku lain yang merupakan anggota sindikat ini di jatuhi hukuman bervariasi, Syarifudin di vonis 18 tahun penjara, Andika di vonis 15 tahun penjara, Cheung Hon Ming di jatuhi hukuman 20 tahun penjara selain itu Siu Cheuk Fung, Cheung Hon Ming dan Tan See Ting di jatuhi hukuman seumur hidup.

Sindikat narkoba pimpinan Wong Chi Ping sudah diintai oleh tin dari Badan Narkotika Nasional (BNN) sejak tahun 2012 setelah menerima kiriman notifikasi mengenai Wong Chi Ping yang merupakan buronan sejumlah negara. Wong Chi Ping yang sudah 15 tahun tinggal di Indonesia akhirnya tidak dapat berkutik ketika awal tahun silam tim BNN membekuknya ketika tengah menerima kiriman barang yang masuk melalui Pelabuhan Dadap Tangerang. Dari Dadap sabu ini pun dibawa ke daerah Cengkareng sebelum kemudian di sergap tim BNN.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengaruh minuman keras anak tega hamili ibu kandung

Diduga karena pengaruh minuman keras seorang pemuda berinisial SA dengan sangat tega memperkosa ibu kandung sendiri hingga hamil dan melahirkan seorang bayi Saat diinterogasi oleh pihak kepolisian SA mengaku melakukan aksi pemerkosaan setiap kali pulang kerumah usai menenggak minuman keras oplosan kasus pemerkosaan ini terungkap setelah bayi yang dilahirkan oleh sang ibu kandung SA ditemukan warga di sebuah kebun Beruntung sang bayi masih dalam kondisi hidup dan diselamatkan oleh warga, Kini SA sang anak durhaka diamankan ke mapolres lombok timur sedangkan sang ibu kandung diamankan oleh pihak berwajib di lapas selong Lombok untuk menghindari amukan massa

100 Hari Masa Kepemimpinan, Program Dan Kebijakan Anies-Sandi Banyak Menuai Kritik

Tepat 100 hari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wagub Sandiaga Uno memimpin Jakarta sejumlah kenijakan pun telah dikeluarkan mulai dari OKE OCE, penataan tanah abang hingga hunian DP 0 Rupiah. Namun beberapa dari kebijakan Anies-Sandi Ini mendapatkan Beberapa Catatan Terutama Dari Kalangan Fraksi PDIP Fraksi PDIP - DKI Evaluasi Masa 100 Hari Kepemimpinan Anies Baswedan Terpilih menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Anies- Sandi telah menginjak 100 Hari masa kepemimpinan, sejumlah kebijakan telah dikeluarkan untuk membenahi Jakarta seperti Program OKE OCE, Program ini untuk menciptakan Wirausahawan dan lapangan kerja baru. sudah ada puluhan ribu anggota yang tergabung dalamprogram oke oce yang memiliki keterampilan namun program pembinaan pelaku UKM ini mendapatkan kritikan pedas dari anggota DPR Jakarta Nur Afni Sajeeb, Nur mengatakan Program OKE OCE ini hanya program cuap cuap saja tanpa praktek Program kedua yang dikeluarkan oleh Gubernur Jakarta ialah program oke trip, Pr

Kapal Cepat Fast Boat Gili Cat 2 Meledak, Turis WNA Meninggal Ditempat

harianregional - sebuah fastboat atau kapal cepat tujuan karang asem Bali-Gili Trawangan Lombok tadi pagi tadi meledak di sekitar perairan Padang Bali akibat kejadian ini satu orang penumpang tewas dan belasan lainnya luka-luka, Kapal Cepat Fast Boat Gili Cat 2 tujuan Karangasem Gili Trawangan sekitar pukul 09.25 Waktu Indonesia Tengah Kapal Cepat Fast Boat Gili Cat 2 meledak sesaat setelah berangkat dari dermaga rakyat Padang Bali kapal yang membawa 35 penumpang dan hingga siang ini 1 orang korban di laporkan meninggal dunia sementara 13 lainnya terluka korban luka di rawat di rumah sakit Penta karangasem, sementara korban meninggal di bawa menuju rumah sakit Sanglah Denpasar dan saat ini aparat Polres Karangasem dan Puslabhor Mabes Polri Cabang Dempassar sedang melakukan penyelidikan "rata-rata luka karena dia terkena pecahan baik pecahan dari mesin kapal maupun pecahan dari bilik" ujar AKBP Sugeng Sudarso Kapolres Karangasem Wisatawan asing yang merupakan