BPOM Kembali gerebek produsen kosmetika ilegal

Posted by

kosmetik ilegal
BPOM menggerebek produsen kosmetik ilegal di sukoharjo dan Makasar Produk yang disita tidak memiliki izin edar dan di sinyalir mengandung bahan berbahaya. Sebuah rumah di desa Terek Kabupaten Sukoharjo Jawa Tengah Kamis Siang di gerebek petugas Badan Pengawasan Obat dan  Makanan bersama tim Polda Jawa Tengah rumah ini di jadikan gudang distributor kosmetik ilegal Petugas menemukan lebih dari 17 ribu kemasan kosmetik, kosmetik-kosmetik ini tidak di sertai surat izin dan di sinyalir membahayakan kesehatan kosmetik ini barang impor yang sebagian besar besar di datangkan dari Amerika.

Rumah ini di jadikan gudang penyimpanan kosmetik ilegal lebih dari satu tahun jika terbukti bersalah pemilik akan di jerat undang-undang kesehatan ancaman hukumannya maksimalnya kurungan penjara 15 tahun. Di Makasar Sulawesi Selatan BPOM dan Polda SULSEL juga menggerebek rumah produsen kosmetik ilegal penggerebekan berlangsung di perumahan elit Griya Harapan Produsen kosmetik ini sudah satu tahun di incar BPOM ribuan kosmetik dari puluhan merek terkenal di sita petugas produk di dominasi sabun kecantikan dan cream pemutih wajah Produk kosmetik ini di sita lantaran mengandung bahan berbahaya dan tidak memiliki izin edar produk di jual secara bebas di pasar-pasar Selawesi Selatan  dan Sulawesi Barat. Selanjutnya barang bukti kosmetik ilegal ini di sita dan di bawa ke BPOM untuk penyelidikan dan pemeriksaan lebih lanjut.

Direktorat Kriminal Khusus Polda Metro Jaya kembali mengungkap peredaran kosmetik ilegal yang dibuat disebuah pabrik di kawasan Tanjung Priok Jakarta Utara ribuan produk kosmetik ada krim pemutih wajah, lipstik, obat pelangsing disita penyidik karena tidak memiliki izin edar dan diduga mengandung bahan berbahaya Senin pagi penyidik Direskrimsus Polda Metro Jaya merilis terjadinya kasus tindak pidana di bidang kesehatan yaitu pembuatan dan peredaran produk kosmetik ilegal berdasarkan penyidikan Polisi telah menetapkan seorang tersangka berinisial AT yang diduga sebagai produsen kosmetik ilegal di kawasan Tanjung Priok. Di pabrik milik AT Polisi menyita ribuan produk kosmetik yang di edarkan secara On Line kemudian juga dijual di pasar Pagi Asemka.

"dia sudah memproduksi ini sekitar menurut pengakuannya sudah 1 tahun dia memproduksi, mungkin masyarakat ada yang menjadi korban tapi tidak ada yang melapor jadi dia membikin merek sendiri tidak ada merek yang dia tiru jadi dia membuat merek sendiri di jual sendiri tapi tidak terdaftar di Badan POM artinya tidak layak untuk diedarkan" ujar Kombes Pol. M Fadil Imran Direskrimum Polda Metro Jaya.



Berita Terbaru Updated at: 16.11.00

0 comments:

Posting Komentar