terkait tindak pidana penipuan 33 WNA terancam di deportasi

Posted by

Akibat tidak memiliki kelengkapan dokumen 33 warga negara asing di Purwakarta terancam di deportasi ke negara asalnya sementara itu terkait tindak pidana penipuan online mabes Polri dan Irjen Imigrasi mendeportasi 119 warga negara asing. Petugas gabungan dari kantor imigrasi kabupaten Karawang Rabu siang memeriksa satu persatu tenaga asing yang bekerja di perusahaan di wilayah Purwakarta saat inspeksi mendadak petugas memeriksa beberapa dokumen milik warga negara asing seperti paspor izin tinggal visa serta dokumen ketenagakerjaan pekerja asing dari hasil sidak 33 warga negara asing tidak memiliki dokumen yang lengkap 26 negara warga India 5 orang negara Korea dan 2 orang negara Taiwan ke 33 warga negara asing ini terancam di deportasi ke negara asalnya.

Rencananya pemeriksaan warga negara asing ini akan terus di gelar secara rutin di rencanakan seluruh perusahaan yang ada di Purwakarta tidak luput dari pemeriksaan terkait tenaga kerja asing sementara itu Rabu siang sudid IT dan cybercrime mabes Polri mendeportasi 119 warga negara asing asal China dan Taiwan terkait modus penipuan dunia maya cybercrime para WNA ini di bawa dirjen imigrasi dan lanjut di deportasi ke negara asalnya Para WNA ini di tangkap terkait penipuan tindak kejahatan di dunia maya dengan korbannya dari berbagai negara di Asia ke 119 WNA laki-laki dan perempuan ini di tangkap secara serentak di tiga lokasi yang berbeda yakni di Cirebon Bali dan Surabaya senin lalu barang bukti di amankan dan di bawa oleh mabes Polri yakni puluhan handphone paspor laptop dan jumlah uang ratusan ribu dolar Amerika serta ratusan juta rupiah penangkapan di lakukan atas permintaan bantuan criminal investigation department ministry of public security China atas dugaan tindak pidana penipuan melalui dunia maya selanjutnya para pelaku akan di serahkan ke dirjen imigrasi karena telah menyalah gunakan izin tinggal dan selanjutnya di deportasi ke negara asal.



Berita Terbaru Updated at: 19.24.00

0 comments:

Posting Komentar