pemerintah akan intensifkan hujan buatan guna mengatasi kebakaran

Posted by

Maksimalkan pemadaman kebakaran hutan dan lahan pemerintah akan intensifkan hujan buatan pemadaman dengan modifikasi cuaca akan di lakukan segera jika demit awan mencukupi untuk semai garam. Rabu pagi menko Polhukam Luhut Panjaitan Mendagri Tjahjo kumolo dan menteri sosial khofifah indar parawansa menggelar rapat koordinasi dengan badan nasional penanggulangan bencana BNPB rapat membahas penanganan kebakaran hutan dan lahan di Sumatera dan Kalimantan meski di sejumlah daerah titik api telah berkurang Luhut meminta pemadaman dengan hujan buatan terus di intensifkan.

Kementrian sosial juga akan mengawasi proses evakuasi anak-anak terdampaki kabut asap dan berpotensi mengidap Infeksi pernapasan. Para menteri juga berdialog langsung dengan gubernur Riau melalui telewicara dan memantau lokasi pengungsian dan posko pengamanan presiden Joko Widodo juga di jadwalkan berangkat ke lokasi kebakaran lahan dan hutan di Sumatera selatan dan Kalimantan tengah sepulangnya dari Amerika serikat.

Hujan buatan dari unit pelaksana teknis dan teknologi modifikasi cuaca di Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) berhasil menghasilkan hujan di beberapa wilayah di Riau, kegiatan modifikasi cuaca merupakan penerapan teknologi dalam usaha mengubah sifat-sifat ragawi air yang berada di atmosfer agar dapat dimanfaatkan sebagai penanggulangan bencana manfaat dari penerapan teknologi modifikasi cuaca tersebut dapat dilihat dari berhasilnya BPPT bersama dengan BNPB menanggulangi bencana kabut asap di Riau, kontribusi TMC dalam menambah curah hujan sudah di teliti oleh unit pelaksana teknis hujan buatan BPPT dan menjadi salah satu solusi teknis yang dapat dimanfaatkan untuk menanggulangi bencana yang di timbulkan oleh adanya penyimpangan iklim dalam pelaksananya TMC melakukan dengan menyemai awan yang berpotensi hujan dengan menggunakan bubuk garam.

"dalam hal kebakaran hutan dan lahan saya kira tadi di sampaikan sudah terbukti paling tidak dalam kasus yang terjadi di Riau saat ini kita mengukur 2 hal saja secara sederhana secara kasat mata jumlah titik api sudah jauh turun dari 160 an menjadi tinggal beberapa saja saat ini yang kedua juga kabut asap sudah jauh berkurang dari pada hari-hari sebelumnya ketika operasi TMC belum dilakukan" ujar Ridwan Djamaluddin Kep. teknologi Pengkajian SDA.



Berita Terbaru Updated at: 09.53.00

0 comments:

Posting Komentar