Langsung ke konten utama

Papan indeks standar pencemaran di kota Palangkaraya rusak

papan indeks standar pencemaran di kota Palangkaraya rusak
Kabut Asap kian pekat di Palangkaraya Kalimantan Tengah namun tidak ada yang tahu pasti angka indeks standar pencemar udara di sini papan informasi ISPU rusak selama ini untuk memantau kualitas udara harian warga andalkan informasi dari website BMKG.Warga Palangkaraya tidak bisa mengetahui apakah udara yang di hirupnya itu layak atau tidak hal ini terjadi karena papan indeks standar pencemaran di kota Palangkaraya rusak.

"Kalau dua hari ini tidak bisa karena biasanya saya buka website BMKG nah setelah ke angka 2.000 langsung nol tidak tahu saya tidak tahu rusak atau gimana sedangkan mesin yang di belakang ini sudah lama sudah tahunan sudah tidak nyala", ujar salah seorang warga.

Sebenarnya ada 3 alat pemantau kualitas udara yang di miliki pemerintah kota Palangkaraya satu di antaranya masih bisa di fungsikan namun tidak maksimal sedangkan papan ISPU yang berada di pusat kota rusak mirisnya hampir setahun alat tersebut tidak kunjung di perbaiki. Udara Palangkaraya berada dalam kondisi sangat berbahaya karena 20 kali lipat di atas ambang yang dapat di hirup manusia dari pantauan satellite Aqua Nasa tanggal 19 Oktober silam sebagian besar wilayah Kalimantan di selimuti asap tebal dari paparan gambar satelit terlihat sambaran titik panas merata di bagian bawah pulau.

Sebelumnya, bencana kabut asap di 6 Provinsi di Pulau Sumatera dan Kalimantan belum juga hilang meski telah 6 bulan melanda, berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) jarak pandang di Palangkaraya hanya 100 meter angka ini jauh di bawah jarak pandang daerah lain seperti Pontianak jarak pandang mencapai 1.000 meter untuk jarak pandang beberapa daerah di Sumatera masih di batas 500 meter seperti di wilayah Pekanbaru dan Jambi sementara jarak pandang di Palembang 700 meter.

Kualitas udara di sejumlah daerah pun sudah mencapai kategori mengkhawatirkan bagi kesehatan Indeks Standar Pencemaran Udara  atau ISPU di Palangkaraya ISPU mencapai level 983 atau kategori sangat berbahaya di Pekanbaru ISPU berada di level 380 masuk dalam kategori berbahaya, Jambi di level 504 dan Palembang di level 391 keduanya masuk dalam kategori berbahaya sementara di Medan berada di level 166 atau masuk kategori sangat tidak sehat akibat kabut asap tidak sedikit warga di pulau Sumatera dan Kalimantan yang dilarikan ke rumah sakit akibat gangguan pernapasan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengaruh minuman keras anak tega hamili ibu kandung

Diduga karena pengaruh minuman keras seorang pemuda berinisial SA dengan sangat tega memperkosa ibu kandung sendiri hingga hamil dan melahirkan seorang bayi Saat diinterogasi oleh pihak kepolisian SA mengaku melakukan aksi pemerkosaan setiap kali pulang kerumah usai menenggak minuman keras oplosan kasus pemerkosaan ini terungkap setelah bayi yang dilahirkan oleh sang ibu kandung SA ditemukan warga di sebuah kebun Beruntung sang bayi masih dalam kondisi hidup dan diselamatkan oleh warga, Kini SA sang anak durhaka diamankan ke mapolres lombok timur sedangkan sang ibu kandung diamankan oleh pihak berwajib di lapas selong Lombok untuk menghindari amukan massa

100 Hari Masa Kepemimpinan, Program Dan Kebijakan Anies-Sandi Banyak Menuai Kritik

Tepat 100 hari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wagub Sandiaga Uno memimpin Jakarta sejumlah kenijakan pun telah dikeluarkan mulai dari OKE OCE, penataan tanah abang hingga hunian DP 0 Rupiah. Namun beberapa dari kebijakan Anies-Sandi Ini mendapatkan Beberapa Catatan Terutama Dari Kalangan Fraksi PDIP Fraksi PDIP - DKI Evaluasi Masa 100 Hari Kepemimpinan Anies Baswedan Terpilih menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Anies- Sandi telah menginjak 100 Hari masa kepemimpinan, sejumlah kebijakan telah dikeluarkan untuk membenahi Jakarta seperti Program OKE OCE, Program ini untuk menciptakan Wirausahawan dan lapangan kerja baru. sudah ada puluhan ribu anggota yang tergabung dalamprogram oke oce yang memiliki keterampilan namun program pembinaan pelaku UKM ini mendapatkan kritikan pedas dari anggota DPR Jakarta Nur Afni Sajeeb, Nur mengatakan Program OKE OCE ini hanya program cuap cuap saja tanpa praktek Program kedua yang dikeluarkan oleh Gubernur Jakarta ialah program oke trip, Pr

Kapal Cepat Fast Boat Gili Cat 2 Meledak, Turis WNA Meninggal Ditempat

harianregional - sebuah fastboat atau kapal cepat tujuan karang asem Bali-Gili Trawangan Lombok tadi pagi tadi meledak di sekitar perairan Padang Bali akibat kejadian ini satu orang penumpang tewas dan belasan lainnya luka-luka, Kapal Cepat Fast Boat Gili Cat 2 tujuan Karangasem Gili Trawangan sekitar pukul 09.25 Waktu Indonesia Tengah Kapal Cepat Fast Boat Gili Cat 2 meledak sesaat setelah berangkat dari dermaga rakyat Padang Bali kapal yang membawa 35 penumpang dan hingga siang ini 1 orang korban di laporkan meninggal dunia sementara 13 lainnya terluka korban luka di rawat di rumah sakit Penta karangasem, sementara korban meninggal di bawa menuju rumah sakit Sanglah Denpasar dan saat ini aparat Polres Karangasem dan Puslabhor Mabes Polri Cabang Dempassar sedang melakukan penyelidikan "rata-rata luka karena dia terkena pecahan baik pecahan dari mesin kapal maupun pecahan dari bilik" ujar AKBP Sugeng Sudarso Kapolres Karangasem Wisatawan asing yang merupakan